Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16499

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ أَبُو الْيَمَانِ قَالَ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ عَيَّاشٍ عَنْ رَاشِدِ بْنِ دَاوُدَ عَنْ يَعْلَى بْنِ شَدَّادٍ قَالَ حَدَّثَنِي أَبِي شَدَّادُ بْنُ أَوْسٍ وَعُبَادَةُ بْنُ الصَّامِتِ حَاضِرٌ يُصَدِّقُهُ قَالَكُنَّا عِنْدَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ هَلْ فِيكُمْ غَرِيبٌ يَعْنِي أَهْلَ الْكِتَابِ فَقُلْنَا لَا يَا رَسُولَ اللَّهِ فَأَمَرَ بِغَلْقِ الْبَابِ وَقَالَ ارْفَعُوا أَيْدِيَكُمْ وَقُولُوا لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ فَرَفَعْنَا أَيْدِيَنَا سَاعَةً ثُمَّ وَضَعَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَدَهُ ثُمَّ قَالَ الْحَمْدُ لِلَّهِ اللَّهُمَّ بَعَثْتَنِي بِهَذِهِ الْكَلِمَةِ وَأَمَرْتَنِي بِهَا وَوَعَدْتَنِي عَلَيْهَا الْجَنَّةَ وَإِنَّكَ لَا تُخْلِفُ الْمِيعَادَ ثُمَّ قَالَ أَبْشِرُوا فَإِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ قَدْ غَفَرَ لَكُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’ Abu Al Yaman} berkata telah menceritakan kepada kami {Isma’il bin ‘Ayasy} dari {Rasyid bin Daud} dari {Ya’la bin Syadad} berkata telah menceritakan kepadaku {Abu syadad bin Aus} dan {‘Ubadah bin Shamit} datang membenarkannya berkata kami bersama Rasulullah saw. lalu beliau bertanya, “Apakah diantara kalian ada orang yang asing yaitu Ahli Kitab?”. Lalu kami menjawab, “Tidak Wahai Rasulullah, ” lalu beliau menyuruh untuk menutup pintu dan bersabda: “Angkatlah tangan kalian dan katakanlah, tidak ada tuhan selain Allah, ” lalu kami mengangkat tangan kami beberapa saat lalu Rasulullah saw. meletakkan tangan beliau lalu bersabda: “Segala Puji bagi Allah, Ya Allah, Engkau telah mengutus kami dengan kalimat ini dan Engkau telah memerintahkanya dengannya dan Engkau telah menjanjikan kepada kami dengan syurga. Sesungguhnya Engkau tidak akan menyelisihi janji, ” lalu (Rasulullah saw.) bersabda: “Berilah kabar gembira, sesungguhnya Allah Azzawajalla telah mengampuni kalian.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16500

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ عَنْ رَاشِدِ بْنِ دَاوُدَ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ الرَّحَبِيِّ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ سَيَكُونُ مِنْ بَعْدِي أَئِمَّةٌ يُمِيتُونَ الصَّلَاةَ عَنْ مَوَاقِيتِهَا فَصَلُّوا الصَّلَاةَ لِوَقْتِهَا وَاجْعَلُوا صَلَاتَكُمْ مَعَهُمْ سُبْحَةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} telah menceritakan kepada kami {Ibnu ‘Ayyas} dari {Rasyid bin Daud} dari {Abu Asma’ Ar Rahabi} dari {Syaddad bin Aus} dari Nabi saw. sesungguhnya beliau bersabda: “Akan ada setelahku para pemimpin yang akan meakhir-akhirkan shalat dari waktu-waktunya. Shalatlah pada waktunya dan jadikanlah shalat kalian bersama mereka sebagai shalat sunnah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16501

حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ قَالَ أَخْبَرَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ أَبِي مَرْيَمَ عَنْ ضَمْرَةَ بْنِ حَبِيبٍ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْكَيِّسُ مَنْ دَانَ نَفْسَهُ وَعَمِلَ لِمَا بَعْدَ الْمَوْتِ وَالْعَاجِزُ مَنْ أَتْبَعَ نَفْسَهُ هَوَاهَا وَتَمَنَّى عَلَى اللَّهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ishaq} berkata telah mengabarkan kepada kami {Abdullah} yaitu Ibnu Mubarak berkata telah mengabarkan kepada kami {Abu Bakar bin Abu Maryam} dari {Dlamrah bin Habib} dari {Syaddad bin Aus} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang cerdas adalah orang yang menghitung-hitung dirinya dan beramal untuk setelah kematian, sebaliknya orang yang lemah adalah orang yang mengikuti jiwanya dengan hawa nafsunya dan berangan-angan kepada Allah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16502

حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ زَيْدٍ حَدَّثَنَا أَيُّوبُ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَبَيْنَمَا أَنَا أَمْشِي مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ طُرُقِ الْمَدِينَةِ لِثَمَانِ عَشْرَةَ مَضَتْ مِنْ رَمَضَانَ وَهُوَ آخِذٌ بِيَدِي فَمَرَّ عَلَى رَجُلٍ يَحْتَجِمُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yunus} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Zaid} telah menceritakan kepada kami {Ayyub} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Al Asy’ats} dari {Syaddad bin Aus} berkata tatkala saya sedang berjalan bersama Rasulullah saw. di jalan Madinah, tanggal delapan belas Ramadlan, beliau menggandeng tanganku lalu melewati seorang laki-laki yang sedang berbekam. Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang membekam dan dibekam telah batal puasanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16503

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ يَزِيدَ حَدَّثَنَا أَبُو الْعَلَاءِ يَعْنِي القَصَّابَ عَنْ قَتَادَةَ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَكُنْتُ مَعَ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بِالْمَدِينَةِ قَالَ وَذَاكَ لِثَمَانِ عَشْرَةَ خَلَوْنَ مِنْ رَمَضَانَ فَأَبْصَرَ رَجُلًا يَحْتَجِمُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Zaid} telah menceritakan kepada kami {Abu Al ‘Ala`} yaitu Al Qashab dari {Qatadah} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Al Asy’ats} dari {Asma`} dari {Syaddad bin Aus} berkata saya bersama Rasulullah saw. di Madinah dan itu pada tanggal delapan belas Ramadlan, lalu beliau melihat seorang laki-laki yang sedang berbekam. Kontan Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang membekam dan dibekam telah batal puasanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16504

قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَرَّ بِرَجُلٍ يَحْتَجِمُ فِي رَمَضَانَ فَقَالَ أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {‘Ashim Al Ahwal} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Al Asy’ats} dari {Syaddad bin Aus} sesungguhnya Rasulullah saw. melewati seorang laki-laki yang sedang berbekam pada bukan Ramadlan, lalu beliau bersabda: “Orang yang membekam dan dibekam telah batal puasanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16505

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ أَبِي عَرُوبَةَ عَنْ عَاصِمٍ الْأَحْوَلِ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ الرَّحَبِيِّ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abu ‘Arubah} dari {‘Ashim Al Ahwal} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Al Asy’ats Ash-Shan’ani} dari {Abu Asma` Ar-Rahabi} dari {Syaddad bin Aus} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang membekam dan dibekam telah batal puasanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16506

حَدَّثَنَا هُشَيْمٌ أَخْبَرَنَا خَالِدٌ عَنْ أَبِي قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ كَتَبَ الْإِحْسَانَ عَلَى كُلِّ شَيْءٍ فَإِذَا قَتَلْتُمْ فَأَحْسِنُوا الْقِتْلَةَ وَإِذَا ذَبَحْتُمْ فَأَحْسِنُوا الذِّبْحَةَ وَلْيُحِدَّنَّ أَحَدُكُمْ شَفْرَتَهُ وَلْيُرِحْ ذَبِيحَتَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husyaim} telah mengabarkan kepada kami {Khalid} dari {Abu Qilabah} dari {Abu Al Asy’ats Ash-Shan’ani} dari {Syaddad bin Aus} sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah Azzawajalla menetapkan kebaikan atas setiap sesuatu, jika kalian membunuh maka perbaguslah cara membunuhnya dan jika kalian menyembelih maka perbaguslah cara menyembelihnya, tajamkanlah pisaunya dan gembirakanlah sembelihannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16507

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ فُضَيْلٍ عَنْ دَاوُدَ بْنِ أَبِي هِنْدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ وَهُوَ أَبُو قِلَابَةَ عَنْ أَبِي الْأَشْعَثِ الصَّنْعَانِيِّ عَنْ أَبِي أَسْمَاءَ الرَّحَبِيِّ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَمَرَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَيَّ وَأَنَا أَحْتَجِمُ فِي ثَمَانِ عَشْرَةَ خَلَوْنَ مِنْ رَمَضَانَ فَقَالَ أَفْطَرَ الْحَاجِمُ وَالْمَحْجُومُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Fudhail} dari {Daud bin Abu Hind} dari {Abdullah bin Zaid} yaitu Abu Qilabah dari {Abu Al Asy’ats Ash-Shan’ani} dari {Abu Asma` Ar-Rahabi} dari {Syaddad bin Aus} berkata Rasulullah saw. melewati saya dan pada saat itu saya sedang berbekam pada tanggal delapan belas berlalu dalam bulan Ramadlan lalu bersabda: “Orang yang membekam dan dibekam telah batal puasanya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16508

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ أَبِي عَدِيٍّ حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ يَعْنِي الْمُعَلِّمَ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ بُرَيْدَةَ عَنْ بُشَيْرِ بْنِ كَعْبٍ عَنْ شَدَّادِ بْنِ أَوْسٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ اللَّهُمَّ أَنْتَ رَبِّي لَا إِلَهَ إِلَّا أَنْتَ خَلَقْتَنِي وَأَنَا عَبْدُكَ وَأَنَا عَلَى عَهْدِكَ وَوَعْدِكَ مَا اسْتَطَعْتُ أَعُوذُ بِكَ مِنْ شَرِّ مَا صَنَعْتُ أَبُوءُ لَكَ بِنِعْمَتِكَ عَلَيَّ وَأَبُوءُ لَكَ بِذَنْبِي فَاغْفِرْ لِي إِنَّهُ لَا يَغْفِرُ الذُّنُوبَ إِلَّا أَنْتَ قَالَ مَنْ قَالَهَا بَعْدَمَا يُصْبِحُ مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ يَوْمِهِ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِ وَمَنْ قَالَهَا بَعْدَمَا يُمْسِي مُوقِنًا بِهَا فَمَاتَ مِنْ لَيْلَتِهِ كَانَ مِنْ أَهْلِ الْجَنَّةِحَدَّثَنَا عَبْدُ الصَّمَدِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي حَدَّثَنَا حُسَيْنٌ عَنِ ابْنِ بُرَيْدَةَ قَالَ حَدَّثَنِي بُشَيْرُ بْنُ كَعْبٍ الْعَدَوِيُّ أَنَّ شَدَّادَ بْنَ أَوْسٍ حَدَّثَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ سَيِّدُ الِاسْتِغْفَارِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Abu ‘Adi} telah menceritakan kepada kami {Husain} yaitu Al Mu’allim dari {Abdullah bin Buraidah} dari {Busyair bin Ka’ab} dari {Syaddad bin Aus} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sayidul istighfar yaitu: Ya Allah engkau adalah Rabku, tidak ada ilah kecuali Engkau. Engkau telah menciptakanku dan saya adalah hamba-Mu. Saya berada pada perjanjian-Mu dan ancaman-Mu semaksimal kemampuan saya. Saya berlindung kalian-MU dari kejelekan yang telah saya perbuat, saya kembali kepada-Mu dengan nikmat-Mu kepadaku. Saya mengadu kepada-Mu dengan dosaku. Ampunilah aku, sesungguhnya tidak ada yang mengampuni dosa kecuali Engkau. (Rasulullah saw.) bersabda: “Barangsiapa yang mengatakannya pada waktu pagi hari dalam keadaan beriman dengannya, lalu dia mati pada hari itu, maka dia termasuk dari penduduk surga. Barangsiapa yang telah membacanya pada waktu sore dalam keadaan beriman dengannya lalu dia mati pada malamnya, maka dia termasuk dari penduduk surga.” Telah menceritakan kepada kami {Abdushshamad} berkata telah menceritakan kepada kami {bapakku} telah menceritakan kepada kami {Husain} dari {Abu Buraidah} berkata telah menceritakan kepadaku {Busyair bin ka’ab Al ‘Adawi} sesungguhnya {Syaddad bin Aus} menceritakannya, sesungguhnya Rasulullah saw. bersabda: “Sayyidul istighfar” lalu menyebutkan hadis secara lengkap.