Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16589
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ عَنْ حُصَيْنٍأَنَّ بِشْرَ بْنَ مَرْوَانَ رَفَعَ يَدَيْهِ يَوْمَ الْجُمُعَةِ عَلَى الْمِنْبَرِ فَقَالَ عُمَارَةُ بْنُ رُوَيْبَةَ مَا زَادَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى هَذَا وَأَشَارَ بِإِصْبَعِهِ السَّبَّابَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sufyan} dari {Hushain} sesungguhnya Bisr bin Marwan mengangkat kedua tangannya pada hari Jumat di atas mimbar lalu {‘Umarah bin Ruwai’bah} tidaklah Rasulullah saw. menambahi hal ini dan dia memberi isyarat dengan jari telunjuknya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16590
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ عَنْ سُفْيَانَ قَالَ وَحَدَّثَنَا أَبُو الْوَلِيدِ هِشَامٌ وَعَفَّانُ قَالَا حَدَّثَنَا أَبُو عَوَانَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ قَالَ عَفَّانُ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عُمَيْرٍ عَنِ ابْنِ عِمَارَةَ بْنِ رُوَيْبَةَ عَنْ أَبِيهِعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ لَا يَلِجُ النَّارَ مَنْ صَلَّى قَبْلَ طُلُوعِ الشَّمْسِ وَقَبْلَ غُرُوبِهَا وَعِنْدَهُ رَجُلٌ قَالَ عَفَّانُ مِنْ أَهْلِ الْبَصْرَةِ فَقَالَ أَنْتَ سَمِعْتَ هَذَا مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ نَعَمْ أَشْهَدُ بِهِ عَلَيْهِ قَالَ وَأَنَا أَشْهَدُ لَقَدْ سَمِعْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُهُ فِي الْمَكَانِ الَّذِي سَمِعْتَهُ مِنْهُ قَالَ عَفَّانُ فِيهِحَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ عَنِ ابْنِ عُمَارَةَ بْنِ رُوَيْبَةَ الثَّقَفِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا يَلِجُ النَّارَ فَذَكَرَ نَحْوَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} dari {Sufyan} berkata dan telah menceritakan kepada kami {Abu Al Walid, Hisyam} dan {‘Affan} berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Awanah} dari {Abdul Malik} {‘Affan} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin ‘Umair} dari {Ibnu ‘Imarah bin Ruwaibah} dari {Bapaknya} dari Nabi saw. bersabda: “Tidak masuk neraka orang yang shalat sebelum terbit matahari dan sebelum terbenamnya dan di sisinya ada seorang laki-laki.” ‘Affan berkata dari penduduk Basrah. Lalu (Ibnu ‘Imarah bin Ruwaibah Radhiyallahu’anhu) berkata “Apakah kamu mendengar hal ini dari Rasulullah saw.?” dia menjawab, “Ya. Saya menyaksikannya.” Lalu (Ibnu ‘Imarah bin Ruwaibah Radhiyallahu’anhu) berkata “Saya menyaksikan, sungguh saya mendengar Nabi saw. bersabda di tempat yang kamu mendengarnya dari beliau.” {‘Affan} berkata di dalamanya, telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} berkata telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Abdul Malik} dari {Ibnu ‘Umarah bin Ruwaibah Ats-Tsaqafi} dari {Bapaknya} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tidak masuk neraka, ” lalu menyebutkan semisalnya.
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16591
حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ دَاوُدَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ عَنْ حُصَيْنِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ السُّلَمِيِّ قَالَكُنْتُ إِلَى جَنْبِ عِمَارَةَ بْنِ رُوَيْبَةَ وَبِشْرٌ يَخْطُبُنَا فَلَمَّا دَعَا رَفَعَ يَدَيْهِ فَقَالَ عِمَارَةُ يَعْنِي قَبَّحَ اللَّهُ هَاتَيْنِ الْيَدَيْنِ أَوْ هَاتَيْنِ الْيُدِيَّتَيْنِ رَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يَخْطُبُ إِذَا دَعَا يَقُولُ هَكَذَا وَرَفَعَ السَّبَّابَةَ وَحْدَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Musa bin Daud} telah menceritakan kepada kami {Zuhair} dari {Hushain bin Abdurrahman As-Sulami} berkata saya berada di samping {‘Imarah bin Ruwaibah} dan Bisyr berkhutbah kepada kami, tatkala berdoa, dia mengangkat kedua tangannya, lalu Imarah berkata “Semoga Allah menjelekkan kedua tangan itu, saya telah melihat Rasulullah saw. berkhutbah, jika berdo’a hanya mengangkat jari telunjuknya satu saja.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16592
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ قَالَ أَخْبَرَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ قَالَ حَدَّثَنِي عُقَيْلٌ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنِ ابْنِ أَبِي نَمْلَةَ أَنَّ أَبَا نَمْلَةَ الْأَنْصَارِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّهُبَيْنَمَا هُوَ جَالِسٌ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ الْيَهُودِ فَقَالَ يَا مُحَمَّدُ هَلْ تَتَكَلَّمُ هَذِهِ الْجَنَازَةُ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اللَّهُ أَعْلَمُ قَالَ الْيَهُودِيُّ أَنَا أَشْهَدُ أَنَّهَا تَتَكَلَّمُ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا حَدَّثَكُمْ أَهْلُ الْكِتَابِ فَلَا تُصَدِّقُوهُمْ وَلَا تُكَذِّبُوهُمْ وَقُولُوا آمَنَّا بِاللَّهِ وَكُتُبِهِ وَرُسُلِهِ فَإِنْ كَانَ حَقًّا لَمْ تُكَذِّبُوهُمْ وَإِنْ كَانَ بَاطِلًا لَمْ تُصَدِّقُوهُمْحَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ قَالَ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ أَخْبَرَنِي ابْنُ أَبِي نَمْلَةَ أَنَّ أَبَاهُ حَدَّثَهُ قَالَ بَيْنَمَا أَنَا جَالِسٌ عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ جَاءَهُ رَجُلٌ مِنْ الْيَهُودِ فَذَكَرَ مِثْلَهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ وَكِتَابِهِ وَرُسُلِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} berkata telah mengabarkan kepada kami {Laits bin Sa’ad} berkata telah menceritakan kepadaku {‘Uqail} dari {Ibnu Syihab} dari {Ibnu Abu Namlah Al Anshari} {Abu Namlah Al Anshari} mengabarinya, sesungguhnya tatkala dia duduk di samping Rasulullah saw., datanglah seorang laki-laki dari Yahudi, lalu berkata “Wahai Muhammad, apakah jenazah ini bisa berbicara?” Rasulullah saw. bersabda: “Allah yang lebih tahu, ” orang Yahudi berkata “Saya bersaksi, sesungguhnya itu berbicara, ” Lalu Rasulullah saw. bersabda: “Jika ada Ahli Kitab yang menceritakan kepada kalian, janganah kalian benarkan mereka, juga kalian dustakan mereka. Katakanlah, ‘kami beriman kepada Allah, kitab-kitab-Nya dan para rasul-Nya. Jika memang itu benar, maka kalian tidak mendustakannya. Jika memang batil maka kalian tidak membenarkannya mereka.” Telah menceritakan kepada kami {‘Utsman bin ‘Umar} berkata telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Az-Zuhri} berkata telah mengabarkan kepadaku {Ibnu Abu Namlah} sesungguhnya {Bapaknya} menceritakannya berkata tatkala saya sedang duduk bersama Rasulullah saw., ada seorang laki-laki Yahudi yang datang, lalu menyebutkan hadits yang sama dengan yang di atas. Kecuali dengan perbedaan dalam lafadz, “Pada Kitab-Nya dan Rasul-Nya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16593
حَدَّثَنَا سُلَيْمَانُ بْنُ حَرْبٍ حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ سَلَمَةَ عَنْ عَبْدِ الْمَلِكِ أَبِي جَعْفَرٍ عَنْ أَبِي نَضْرَةَ عَنْ سَعْدِ بْنِ الْأَطْوَلِ قَالَمَاتَ أَخِي وَتَرَكَ ثَلَاثَ مِائَةِ دِينَارٍ وَتَرَكَ وَلَدًا صِغَارًا فَأَرَدْتُ أَنْ أُنْفِقَ عَلَيْهِمْ فَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَخَاكَ مَحْبُوسٌ بِدَيْنِهِ فَاذْهَبْ فَاقْضِ عَنْهُ قَالَ فَذَهَبْتُ فَقَضَيْتُ عَنْهُ ثُمَّ جِئْتُ فَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَدْ قَضَيْتُ عَنْهُ وَلَمْ يَبْقَ إِلَّا امْرَأَةً تَدَّعِي دِينَارَيْنِ وَلَيْسَتْ لَهَا بَيِّنَةٌ قَالَ أَعْطِهَا فَإِنَّهَا صَادِقَةٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sulaiman bin Harb} telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Salamah} dari {Abdul Malik Abu Ja’far} dari {Abu Nadlrah} dari {Sa’ad bin Al Athwal} berkata saudara laki-lakiku meninggal, ia meninggalkan hutang tiga ratus dinar dan seorang anak kecil. Saya pun berkehendak menginfakkan harta untuk mereka. lalu Rasulullah saw. bersabda kepadaku, “Saudara kamu tertahan karena hutangnya, pergilah dan bayarlah!” (Sa’ad bin Al Athwal Radhiyallahu’anha) berkata “Saya pun pergi untuk membayarnya, saya kembali dan berkata ‘Wahai Rasulullah, saya telah memenuhinya dan tidak tersisa kecuali seorang wanita yang mengakui dengan dua dinar namun dia tidak mempunyai bukti.” Beliau bersabda: “Berikanlah sesungguhnya dia adalah jujur.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16594
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ بْنُ عُيَيْنَةَ مَرَّتَيْنِ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو الزَّعْرَاءِ عَمْرُو بْنُ عَمْرٍو عَنْ عَمِّهِ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِيهِ قَالَأَتَيْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَصَعَّدَ فِيَّ النَّظَرَ وَصَوَّبَ وَقَالَ أَرَبُّ إِبِلٍ أَنْتَ أَوْ رَبُّ غَنَمٍ قَالَ مِنْ كُلٍّ قَدْ آتَانِي اللَّهُ فَأَكْثَرَ وَأَطْيَبَ قَالَ فَتُنْتِجُهَا وَافِيَةً أَعْيُنُهَا وَآذَانُهَا فَتَجْدَعُ هَذِهِ فَتَقُولُ صَرْمَاءَ ثُمَّ تَكَلَّمَ سُفْيَانُ بِكَلِمَةٍ لَمْ أَفْهَمْهَا وَتَقُولُ بَحِيرَةَ اللَّهِ فَسَاعِدُ اللَّهِ أَشَدُّ وَمُوسَاهُ أَحَدُّ وَلَوْ شَاءَ أَنْ يَأْتِيَكَ بِهَا صَرْمَاءَ أَتَاكَ قُلْتُ إِلَى مَا تَدْعُو قَالَ إِلَى اللَّهِ وَإِلَى الرَّحِمِ قُلْتُ يَأْتِينِي الرَّجُلُ مِنْ بَنِي عَمِّي فَأَحْلِفُ أَنْ لَا أُعْطِيَهُ ثُمَّ أُعْطِيهِ قَالَ فَكَفِّرْ عَنْ يَمِينِكَ وَأْتِ الَّذِي هُوَ خَيْرٌ أَرَأَيْتَ لَوْ كَانَ لَكَ عَبْدَانِ أَحَدُهُمَا يُطِيعُكَ وَلَا يَخُونُكَ وَلَا يَكْذِبُكَ وَالْآخَرُ يَخُونُكَ وَيَكْذِبُكَ قَالَ قُلْتُ لَا بَلْ الَّذِي لَا يَخُونُنِي وَلَا يَكْذِبُنِي وَيَصْدُقُنِي الْحَدِيثَ أَحَبُّ إِلَيَّ قَالَ كَذَاكُمْ أَنْتُمْ عِنْدَ رَبِّكُمْ عَزَّ وَجَلَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan bin ‘Uyainah} dua kali berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Za’ra`, ‘Amr bin ‘Amr} dari {pamannya, Abu Al Ahwash} dari {Bapaknya} berkata saya mendatangi Nabi saw. lalu beliau mempertajam penglihatannya dan membenarkannya dan bersabda: “Betulkah kamu si pemilik unta, atau si pemilik kambing?.” Dia menjawab, “Dari kedua hal itu, Allah telah memberiku dengan jumlah yang banyak dan bagus.” Beliau bersabda: “Bukankah kambing itu menghasilkan keturunan atau anak dengan mata dan telinga yang sempurna (lengkap) lantas engkau memotong telinganya dan kamu mengatakan telinga itu putus sendiri?, Lalu Sufyan mengucapkan suatu ucapan yang tidak bisa saya pahami dan berkata “Duhai malang telinga yang dipotong, padahal hasta Allah dan gunting Allah adalah lebih tajam. Seandainya Allah berkehendak, niscaya Dia akan mendatangkan kepada kalian dalam keadaan terpotong telinganya.” Saya (Ayah Abul ahwash Radhiyallahu’anhu) berkata “Kepada siapa anda menyeru?.” Beliau menjawab, “Kepada Allah dan menyambung silaturrahim, ” saya berkata “Telah datang seorang dari Bani pamanku lalu saya bersumpah untuk tidak memberikan kepadanya lalu saya memberikannya, ” Beliau bersabda: “Bayarlah kafarat sumpahmu dan lakukan mana yang baik. Bagaimana pendapatmu, jika kamu memiliki dua budak yang satunya menaatimu, tidak berkhianat, tidak mendustakan, sedangkan yang lainnya berkhianat dan berdusta kepadamu?.” (Ayah Abul ahwash Radhiyallahu’anhu) berkata “Tentu yang tidak berkhianat dan tidak berdusta denganku itu lebih saya sukai.” Beliau bersabda: “Demikiah juga kalian di sisi Rab Azzawajalla.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16595
حَدَّثَنَا يَزِيدُ أَخْبَرَنَا شَرِيكُ بْنُ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِيهِ قَالَأَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَعَلَيَّ شَمْلَةٌ أَوْ شَمْلَتَانِ فَقَالَ لِي هَلْ لَكَ مِنْ مَالٍ قُلْتُ نَعَمْ قَدْ آتَانِي اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ كُلِّ مَالِهِ مِنْ خَيْلِهِ وَإِبِلِهِ وَغَنَمِهِ وَرَقِيقِهِ فَقَالَ فَإِذَا آتَاكَ اللَّهُ مَالًا فَلْيَرَ عَلَيْكَ نِعْمَتَهُ فَرُحْتُ إِلَيْهِ فِي حُلَّةٍحَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ حَدَّثَنَا شَرِيكٌ فَذَكَرَهُ بِإِسْنَادِهِ وَمَعْنَاهُ قَالَ فَغَدَوْتُ إِلَيْهِ فِي حُلَّةٍ حَمْرَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid} telah mengabarkan kepada kami {Syarik bin Abdullah} dari {Abu Ishaq} dari {Abu Al Ahwash} dari {Bapaknya} berkata saya menemui Rasulullah saw. dan saya membawa satu pakaian atau dua pakaian, lalu beliau bersabda: “Apakah kamu memiliki harta?, ” maka saya menjawab, “Ya, Sesungguhnya Allah Azzawajalla telah memberikan semua harta-Nya, dari kuda-Nya, unta-Nya, kambing-Nya dan budak-Nya” Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin ‘Amir} telah menceritakan kepada kami {Syarik} lalu dia menyebutkan dengan sanadnya secara maknanya. (Aswad bin Amir Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu saya berangkat pada waktu pagi dengan berpakaian warna merah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16596
حَدَّثَنَا أَبُو أَحْمَدَ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِيهِ مَالِكٍ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ الرَّجُلُ أَمُرُّ بِهِ فَلَا يُضَيِّفُنِي وَلَا يَقْرِينِي فَيَمُرُّ بِي فَأَجْزِيهِ قَالَ لَا بَلْ اقْرِهِ قَالَ فَرَآنِي رَثَّ الْهَيْئَةِ فَقَالَ هَلْ لَكَ مِنْ مَالٍ فَقُلْتُ قَدْ أَعْطَانِي اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ كُلِّ الْمَالِ مِنْ الْإِبِلِ وَالْغَنَمِ قَالَ فَلْيُرَ أَثَرُ نِعْمَةِ اللَّهِ عَلَيْكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Ahmad} berkata telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {Abu Ishaq} dari {Abu Al Ahwash} dari {Bapaknya, Malik} berkata saya berkata “Wahai Rasulullah, ada seorang laki-laki yang saya melewatinya namun mereka tidak menyambutku, dan mereka tidak menghormatiku, dan tidak menghormatiku namun saya menghormatinya.” Beliau bersabda: “Sambutlah dan hormatilah, ” (Malik bin Nadlah Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu beliau melihatku dalam penampilanku yang jelek, beliau bertanya, ‘Apakah kamu memiliki harta? ‘ lalu saya menjawab, ‘Sungguh Allah Azzawajalla telah memberikan harta dari harta unta dan kambing.” Beliau bersabda: “Maka pertontonkanlah bekas nikmat Allah yang dikurniakan kepada kamu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16597
حَدَّثَنَا عُبَيْدَةُ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو الزَّعْرَاءِ عَنْ أَبِي الْأَحْوَصِ عَنْ أَبِيهِ مَالِكِ بْنِ نَضْلَةَ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْأَيْدِي ثَلَاثَةٌ فَيَدُ اللَّهِ الْعُلْيَا وَيَدُ الْمُعْطِي الَّتِي تَلِيهَا وَيَدُ السَّائِلِ السُّفْلَى فَأَعْطِيَنَّ الْفَضْلَ وَلَا تَعْجَزْ عَنْ نَفْسِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Ubaidah} berkata telah menceritakan kepadaku {Abu Az-Za’ra`} dari {Abu Al Ahwash} dari {Bapaknya, Malik bin Nadllah} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Tanngan itu ada tiga: tangan Allah, yang paling tinggi, tangan orang yang memberi, yaitu setelahnya dan tangan orang yang meminta, yang paling rendah. Maka berikanlah kelebihan dan janganlah merasa lemah dari diri kamu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16598
حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو يَعْنِي ابْنَ دِينَارٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ صَفْوَانَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ شَيْبَانَ قَالَأَتَانَا ابْنُ مِرْبَعٍ الْأَنْصَارِيُّ وَنَحْنُ فِي مَكَانٍ مِنْ الْمَوْقِفِ بَعِيدٍ فَقَالَ إِنِّي رَسُولُ رَسُولِ اللَّهِ إِلَيْكُمْ يَقُولُ كُونُوا عَلَى مَشَاعِرِكُمْ هَذِهِ فَإِنَّكُمْ عَلَى إِرْثٍ مِنْ إِرْثِ إِبْرَاهِيمَ لِمَكَانٍ تَبَاعَدَهُ عَمْرٌو
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amr} yaitu Ibnu Dinar, dari {‘Amr bin Abdullah bin Shafwan} dari {Yazid bin Syaiban} berkata {Ibnu Mirba’ Al Anshari} datang kepada kami dan saat itu kami sedang berada pada tempat yang jauh, lalu berkata “Saya adalah utusan Rasulullah saw. kepada kalian (beliau bersabda) “Tetaplah kalian pada tata cara ibadah kalian ini, sesungguhnya kalian berada pada salah satu warisan dari warisan Ibrahim pada suatu tempat yang dijauhi oleh ‘Amru.