Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16599

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ الْمِسْوَرَ بْنَ مَخْرَمَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَمْرَو بْنَ عَوْفٍ وَهُوَ حَلِيفُ بَنِي عَامِرِ بْنِ لُؤَيٍّ وَكَانَ شَهِدَ بَدْرًا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ أَبَا عُبَيْدَةَ بْنَ الْجَرَّاحِ إِلَى الْبَحْرَيْنِ يَأْتِي بِجِزْيَتِهَا وَكَانَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُوَ صَالَحَ أَهْلَ الْبَحْرَيْنِ وَأَمَّرَ عَلَيْهِمْ الْعَلَاءَ بْنَ الْحَضْرَمِيِّ فَقَدِمَ أَبُو عُبَيْدَةَ بِمَالٍ مِنْ الْبَحْرَيْنِ فَسَمِعَتْ الْأَنْصَارُ بِقُدُومِهِ فَوَافَتْ صَلَاةَ الْفَجْرِ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلَمَّا صَلَّى رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ صَلَاةَ الْفَجْرِ انْصَرَفَ فَتَعَرَّضُوا لَهُ فَتَبَسَّمَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ حِينَ رَآهُمْ فَقَالَ أَظُنُّكُمْ قَدْ سَمِعْتُمْ أَنَّ أَبَا عُبَيْدَةَ قَدْ جَاءَ وَجَاءَ بِشَيْءٍ قَالُوا أَجَلْ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ فَأَبْشِرُوا وَأَمِّلُوا مَا يَسُرُّكُمْ فَوَاللَّهِ مَا الْفَقْرَ أَخْشَى عَلَيْكُمْ وَلَكِنِّي أَخْشَى أَنْ تُبْسَطَ الدُّنْيَا عَلَيْكُمْ كَمَا بُسِطَتْ عَلَى مَنْ كَانَ قَبْلَكُمْ فَتَنَافَسُوهَا كَمَا تَنَافَسُوهَا وَتُلْهِيكُمْ كَمَا أَلْهَتْهُمْحَدَّثَنَا سَعْدٌ حَدَّثَنِي أَبِي عَنْ صَالِحٍ عَنِ ابْنِ شِهَابٍ قَالَ أَخْبَرَنِي عُرْوَةُ بْنُ الزُّبَيْرِ أَنَّ الْمِسْوَرَ بْنَ مَخْرَمَةَ أَخْبَرَهُ أَنَّ عَمْرَو بْنَ عَوْفٍ وَهُوَ حَلِيفُ بَنِي عَامِرِ بْنِ لُؤَيٍّ وَكَانَ شَهِدَ بَدْرًا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَخْبَرَهُ أَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَ أَبَا عُبَيْدَةَ فَذَكَرَ مِثْلَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} berkata telah menceritakan kepada kami {Bapakku} dari {Shalih} {Ibnu Syihab} berkata telah mengabarkan kepadaku {Urwah bin Az-Zubair} sesungguhnya {Al Miswar bin Makhramah} mengabarinya, sesungguhnya {‘Amr bin Auf} yaitu wakil Bani ‘Amir bin Luhay, dia ikut dalam Perang Badar bersama Rasulullah saw. mengabarinya, Rasulullah saw. mengutus Abu ‘Ubaidah bin Al Jarah ke Bahrain untuk membawa jizyahnya. Rasulullah saw. mengadakan perjanjian damai dengan penduduk Bahrain dan yang menjadi pemimpin mereka ada Al ‘Ala` bin Al Hadhrami. Lantas Abu ‘Ubaidah datang dengan membawa harta dari Bahrain. Orang-orang Anshar mendengar kedatangannya, waktu itu bertepatan dengan waktu shalat fajar Rasulullah saw. Tatkala Rasulullah saw. selesai dari shalat subuh, mereka bubar dan menemuinya, lalu Rasulullah saw. tersenyum. Lalu beliau bersabda: “Saya yakin kalian telah mendengar Abu ‘Ubaidah datang dengan membawa sesuatu.” Mereka berkata “Ya Wahai Rasulullah, ” Beliau bersabda: “Bergembiralah, dan bersenang-senanglah dengan apa yang menyenangkan kalian. Demi Allah, tidaklah kemiskinan yang saya takutkan pada kalian, tapi saya takut jika dibentangkan pada kalian dunia sebagaimana telah dibentangkan pada orang sebelum kalian. Mereka kalian saling berlomba-lomba sebagaimana mereka berlomba-lomba. Kalian lalai, sebagaimana mereka lalai.” Telah menceritakan kepada kami {Sa’ad} telah menceritakan kepadaku {bapakku} dari {Shalih} dari {Ibnu Syihab} berkata telah mengabarkan kepadaku {‘Urwah bin Az-Zubair} Sesungguhnya {Al Miswar bin Makhramah} mengabarinya, sesungguhnya {‘Amr bin Auf} yaitu wakil Bani ‘Amir bin Lu`y, dia ikut Perang Badar bersama Rasulullah saw. mengabarinya sesungguhnya Rasulullah saw. mengutus Abu ‘Ubaidah, lalu menyebutkan hadits saya dengan yang di atas.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16600

حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ عَمْرٍو قَالَ أَخْبَرَنِي أَبُو الْمِنْهَالِ سَمِعَ إِيَاسَ بْنَ عَبْدٍ الْمُزَنِيَّ وَكَانَ مِنْ أَصْحَابِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَلَا تَبِيعُوا الْمَاءَ فَإِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَهَى عَنْ بَيْعِ الْمَاءِ لَا يَدْرِي عَمْرٌو أَيَّ مَاءٍ هُوَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dari {‘Amr} berkata telah mengabarkan kepadaku {Abu Al Minhal} telah mendengar {Iyas bin Abd Al Muzani} salah seorang sahabat Nabi saw. berkata “Janganlah kalian menjual air, karena saya mendengar Rasulullah saw. melarang menjual air.” ‘Amru tidak tahu maksudnya air apakah itu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16601

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرٍ الْحَنَفِيُّ قَالَ حَدَّثَنَا عَبْدُ الْحَمِيدِ بْنُ جَعْفَرٍ عَنْ أَبِيهِ عَنْ رَجُلٍ مِنْ مُزَيْنَةَ أَنَّهُقَالَتْ لَهُ أُمُّهُ أَلَا تَنْطَلِقُ فَتَسْأَلَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَمَا يَسْأَلُهُ النَّاسُ فَانْطَلَقْتُ أَسْأَلُهُ فَوَجَدْتُهُ قَائِمًا يَخْطُبُ وَهُوَ يَقُولُ مَنْ اسْتَعَفَّ أَعَفَّهُ اللَّهُ وَمَنْ اسْتَغْنَى أَغْنَاهُ اللَّهُ وَمَنْ سَأَلَ النَّاسَ وَلَهُ عِدْلُ خَمْسِ أَوَاقٍ فَقَدْ سَأَلَ إِلْحَافًا فَقُلْتُ بَيْنِي وَبَيْنَ نَفْسِي لَنَاقَةٌ لَهُ هِيَ خَيْرٌ مِنْ خَمْسِ أَوَاقٍ وَلِغُلَامِهِ نَاقَةٌ أُخْرَى هِيَ خَيْرٌ مِنْ خَمْسِ أَوَاقٍ فَرَجَعْتُ وَلَمْ أَسْأَلْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Bakar Al Hanafi} berkata telah menceritakan kepada kami {Abdul Hamid} dari {Bapaknya} dari {seorang laki-laki dari Muzainah} sesungguhnya ibunya berkata kepadanya “Maukah kamu pergi menuju Rasulullah saw. dan meminta kepada beliau sebagaimana orang-orang meminta beliau?, ” Saya pun pergi meminta sesuatu kepada beliau. Saya dapatkan beliau sedang berdiri berkhutbah dengan bersabda: “Barangsiapa yang menahan dari berbuat yang haram dan meminta kepada manusia, niscaya Allah akan menjaganya. Barangsiapa yang merasa cukup, niscaya Allah akan mencukupkannya. Barangsiapa yang meminta pada manusia dan dia memiliki harta setara dengan lima uqiyah (empat puluh dirham perak) maka dia telah meminta dengan mendesak, ” lalu saya berkata “Saya mempunyai satu unta yang lebih baik daripada lima uqiyah, dan pelayanku juga mempunyai unta yang lain yang lebih baik daripada lima uqiyah, lalu saya pulang dan tidak meminta sesuatupun.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16602

حَدَّثَنَا رَوْحٌ حَدَّثَنَا زَمْعَةُ بْنُ صَالِحٍ قَالَ سَمِعْتُ ابْنَ شِهَابٍ يُحَدِّثُ أَنَّ أَبَا أُمَامَةَ بْنَ سَهْلِ بْنِ حُنَيْفٍ أَخْبَرَهُ عَنْ أَبِي أُمَامَةَ أَسْعَدَ بْنِ زُرَارَةَ وَكَانَ أَحَدَ النُّقَبَاءِ يَوْمَ الْعَقَبَةِأَنَّهُ أَخَذَتْهُ الشَّوْكَةُ فَجَاءَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَعُودُهُ فَقَالَ بِئْسَ الْمَيِّتُ لَيَهُودُ مَرَّتَيْنِ سَيَقُولُونَ لَوْلَا دَفَعَ عَنْ صَاحِبِهِ وَلَا أَمْلِكُ لَهُ ضَرًّا وَلَا نَفْعًا وَلَأَتَمَحَّلَنَّ لَهُ فَأَمَرَ بِهِ وَكُوِيَ بِخَطَّيْنِ فَوْقَ رَأْسِهِ فَمَاتَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rauh} telah menceritakan kepada kami {Zam’ah bin Shalih} berkata saya telah mendengar {Ibnu Syihab} menceritakan sesungguhnya {Abu Umamah bin Sahl bin Hunaif} mengabarinya, dari {Abu Umamah, As’ad bin Zurarah} dia adalah salah seorang pemimpin suku pada peristiwa Aqabah. Dia terluka oleh suatu senjata, Rasulullah saw. pun datang menjenguknya. Beliau bersabda: “Sejelek-jelek mayat adalah orang Yahudi, ” beliau mengucapkan ucapannya dua kali, dan sungguh mereka akan memberi komentar, ‘Duhai mengapa dia tidak membela sahabatnya, padahal saya tidak bisa mendatangkan bahaya dan manfaat padanya’, Sungguh saya akan berusaha untuk menyembuhkannya”. Lalu beliau menyuruh untuk diobati dengan kay (metode pengobatan dengan sundutan besi panas) pada dua bagian atas kepalanya, hanya dia lantas meninggal.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16603

حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمُقْرِئُ حَدَّثَنَا الْمَسْعُودِيُّ قَالَ حَدَّثَنِي أَبُو عَمْرَةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَأَتَيْنَا رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَنَحْنُ أَرْبَعَةُ نَفَرٍ وَمَعَنَا فَرَسٌ فَأَعْطَى كُلَّ إِنْسَانٍ مِنَّا سَهْمًا وَأَعْطَى الْفَرَسَ سَهْمَيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Abdurrahman bin Al Muqri`} telah menceritakan kepada kami {Al Mas’udi} berkata telah menceritakan kepadaku {Abu ‘Amrah} dari {Bapaknya} berkata “Kami mendatangi Rasulullah saw., jumlah kami saat itu empat orang pejalan kaki dan seorang prajurit penunggang kuda, maka beliau memberi masing-masing dari kami satu bagian untuk pejlan kaki dan untuk prajurit penunggang kuda dengan dua bagian.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16604

حَدَّثَنَا عُثْمَانُ بْنُ عُمَرَ أَخْبَرَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ قَالَ سَمِعْتُ عُمَارَةَ بْنَ خُزَيْمَةَ يُحَدِّثُ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حُنَيْفٍأَنَّ رَجُلًا ضَرِيرَ الْبَصَرِ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يُعَافِيَنِي قَالَ إِنْ شِئْتَ دَعَوْتُ لَكَ وَإِنْ شِئْتَ أَخَّرْتُ ذَاكَ فَهُوَ خَيْرٌ فَقَالَ ادْعُهُ فَأَمَرَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ فَيُحْسِنَ وُضُوءَهُ فَيُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ وَيَدْعُوَ بِهَذَا الدُّعَاءِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ يَا مُحَمَّدُ إِنِّي تَوَجَّهْتُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ فَتَقْضِي لِي اللَّهُمَّ شَفِّعْهُ فِيَّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {‘Utsman bin ‘Umar} telah mengabarkan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ja’far} berkata saya telah mendengar {‘Umarah bin Huzaimah} menceritakan dari {‘Utsman bin Hunaif}, ada seorang buta mendatangi Nabi saw. lalu berkata “Berdo’alah kepada Allah agar menyembuhkanku.” Beliau bersabda: “Jika kamu mau, saya akan mendo’akan untukmu dan jika kamu mau saya akan menangguhkan doaku dan itu lebih baik bagimu.” Lalu orang itu berkata “Berdo’alah, ” lalu beliau menyuruh agar orang itu berwudhu dengan baik lalu shalat dua rekaat. Lalu berdo’a dengan do’a: “Ya Allah, sesungguhnya saya meminta kepada-Mu, saya menghadapkan kepada-Mu dengan nabi-Mu, Muhammad, nabi Yang Maha Penyayang, Wahai Muhammad, sesungguhnya saya bertawajjuh dengan perantaraanmu kepada Rabku pada kebutuhanku ini, maka putuskanlah kepadaku. Ya Allah, sembuhkanlah bagiku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16605

حَدَّثَنَا رَوْحٌ قَالَ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ أَبِي جَعْفَرٍ الْمَدِينِيِّ قَالَ سَمِعْتُ عُمَارَةَ بْنَ خُزَيْمَةَ بْنِ ثَابِتٍ يُحَدِّثُ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حُنَيْفٍأَنَّ رَجُلًا ضَرِيرًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا نَبِيَّ اللَّهِ ادْعُ اللَّهَ أَنْ يُعَافِيَنِي فَقَالَ إِنْ شِئْتَ أَخَّرْتُ ذَلِكَ فَهُوَ أَفْضَلُ لِآخِرَتِكَ وَإِنْ شِئْتَ دَعَوْتُ لَكَ قَالَ لَا بَلْ ادْعُ اللَّهَ لِي فَأَمَرَهُ أَنْ يَتَوَضَّأَ وَأَنْ يُصَلِّيَ رَكْعَتَيْنِ وَأَنْ يَدْعُوَ بِهَذَا الدُّعَاءِ اللَّهُمَّ إِنِّي أَسْأَلُكَ وَأَتَوَجَّهُ إِلَيْكَ بِنَبِيِّكَ مُحَمَّدٍ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَبِيِّ الرَّحْمَةِ يَا مُحَمَّدُ إِنِّي أَتَوَجَّهُ بِكَ إِلَى رَبِّي فِي حَاجَتِي هَذِهِ فَتَقْضِي وَتُشَفِّعُنِي فِيهِ وَتُشَفِّعُهُ فِيَّ قَالَ فَكَانَ يَقُولُ هَذَا مِرَارًا ثُمَّ قَالَ بَعْدُ أَحْسِبُ أَنَّ فِيهَا أَنْ تُشَفِّعَنِي فِيهِ قَالَ فَفَعَلَ الرَّجُلُ فَبَرَأَحَدَّثَنَا مُؤَمَّلٌ قَالَ حَدَّثَنَا حَمَّادٌ يَعْنِي ابْنَ سَلَمَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو جَعْفَرٍ الْخَطْمِيُّ عَنْ عُمَارَةَ بْنِ خُزَيْمَةَ بْنِ ثَابِتٍ عَنْ عُثْمَانَ بْنِ حُنَيْفٍ أَنَّ رَجُلًا أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَدْ ذَهَبَ بَصَرُهُ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Rouh} berkata telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Abu Ja’far Al Madini} berkata saya mendengar {‘Umarah bin Huzaimah bin Tsabit} menceritakan dari {‘Utsman bin Hunaif}, Ada seorang buta mendatangi Nabi saw. lalu berkata “Wahai Nabiyullah, berdo’alah kepada Allah agar menyembuhkanku.” Beliau bersabda: “Jika kamu berkenan, saya akan menangguhkan doaku dan itu lebih utama bagi akhiratmu. Dan jika kamu berkenan, saya akan mendoakan untukmu” Lalu orang itu berkata “Tidak, tapi do’alah untukku, ” lalu beliau menyuruh agar orang itu berwudhu lalu shalat dua rekaat. Lalu berdo’a dengan do’a: “Ya Allah, sesungguhnya saya meminta kepada-Mu, saya bertawajjuh kepada-Mu dengan perantaraan nabi-Mu, Muhammad saw., nabi Yang Maha Penyayang, Wahai Muhammad, sesungguhnya saya telah mengarahkan denganmu kepada Rabku pada kebutuhanku ini, dan kamu meminatkan kesembuhan untukku.” (‘Utsman bin Hunaif Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu orang itu membaca itu terus, ” Di kemudian hari orang itu mengatakan, “Seingatku ketika itu ada kalimat ‘dengan harapan engkau bisa menolongku melalui doamu’, ” (‘Utsman bin Hunaif Radhiyallahu’anhu) berkata “Lalu laki-laki itu melakukannya dan sembuh.” Telah menceritakan kepada kami {Mu`ammal} berkata telah menceritakan kepada kami {Hammad} yaitu Ibnu Salamah berkata telah menceritakan kepada kami {Abu Ja’far Al khathmi} dari {‘Umarah bin Huzaimah bin Tsabit} dari {‘Utsman bin Hunaif}, ada seorang laki-laki mendatangi Nabi saw., dia seorang buta. Lalu menyebutkan hadits secara lengkap.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16606

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا الْحَارِثُ بْنُ يَزِيدَ عَنِ الْبَرَاءِ بْنِ عُثْمَانَ الْأَنْصَارِيِّ عَنْ هَانِئِ بْنِ مُعَاوِيَةَ الصَّدَفِيِّ حَدَّثَهُ قَالَحَجَجْتُ زَمَانَ عُثْمَانَ بْنِ عَفَّانَ فَجَلَسْتُ فِي مَسْجِدِ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَإِذَا رَجُلٌ يُحَدِّثُهُمْ قَالَ كُنَّا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَوْمًا فَأَقْبَلَ رَجُلٌ فَصَلَّى فِي هَذَا الْعَمُودِ فَعَجَّلَ قَبْلَ أَنْ يُتِمَّ صَلَاتَهُ ثُمَّ خَرَجَ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ هَذَا لَوْ مَاتَ لَمَاتَ وَلَيْسَ مِنْ الدِّينِ عَلَى شَيْءٍ إِنَّ الرَّجُلَ لَيُخَفِّفُ صَلَاتَهُ وَيُتِمُّهَا قَالَ فَسَأَلْتُ عَنْ الرَّجُلِ مَنْ هُوَ فَقِيلَ عُثْمَانُ بْنُ حُنَيْفٍ الْأَنْصَارِيُّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Al Harits bin Yazid} dari {Bara` bin Utsman Al Anshari} dari {Hani` bin Mu’awiyah Ash Shadafi} bahwa ia menceritakan kepadanya, dia berkata, “Saya pernah menunaikan haji pada zaman Utsman bin Affan, lalu saya duduk di Masjid Nabi saw., lalu ada seorang laki-laki sedang menceritakan (hadits) kepada mereka. Ia berkata, “Pada suatu hari kami berada di sisi Rasulullah saw., lalu datanglah seorang laki-laki dan shalat di tiang ini dengan tergesa-gesa sebelum menyempurnakan shalatnya, lalu ia pun keluar. Maka Rasulullah saw. bersabda: “Sungguh, sekiranya orang ini meninggal, maka ia tidak akan mempunyai bagian dari agama ini sedikitpun. Sesungguhnya seorang laki-laki hendaklah meringankan shalatnya dan juga menyempurnakan (pelaksanaannya).” Hani` bin Mu’awiyah berkata, “Lalu saya bertanya prihal laki-laki itu, tentang siapakah ia sebenarnya. Maka dikatakanlah bahwa dia adalah {Utsman bin Hunaif Al Anshari}.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16607

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ الضَّمْرِيُّ وَعَنْ أَبِي سَلَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} dia berkata, Telah menceritakan kepada kami {bapakku} dari {Ibnu Ishaq} dia berkata telah menceritakan kepadaku {Ja’far bin Umayyah Adl Dlamrui} dan dari {Abu Salamah bin Abdurrahman} dari {Ja’far bin Amru bin Umayyah} dari {bapaknya} dia berkata, “Saya pernah melihat Rasulullah saw. mengusap kedua khufnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16608

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ مُصْعَبٍ قَالَ حَدَّثَنَا الْأَوْزَاعِيُّ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ أَبِي سَلَمَةَ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ الضَّمْرِيِّ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ وَالْخِمَارِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Mus’ab} dia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Al Auza’i} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Abu Salamah} dari {Ja’far bin Amruu bin Umayyah Adl Dlamrui} dari {Bapaknya} dia berkata, “Saya melihat Rasulullah saw. mengusap kedua khuf dan Khimar (sejenis imamah penutup kepala).”