Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16609

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى وَحُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ قَالَا حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ أَنَّ جَعْفَرَ بْنَ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ الضَّمْرِيَّ أَخْبَرَهُ أَنَّ أَبَاهُ أَخْبَرَهُ أَنَّهُرَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} dan {Husain bin Muhammad} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Syaiban} dari {Yahya} dari {Abu Salamah} bahwa {Ja’far bin Amru bin Umayyah Adl Dlamri} dia mengabarkan kepadanya, bahwa {Bapaknya} mengabarkan kepadanya, Bahwasanya ia pernah melihat Rasulullah saw. mengusap kedua khuf.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16610

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا عَلِيٌّ يَعْنِي ابْنَ مُبَارَكٍ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنِي جَعْفَرُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُرَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَمْسَحُ عَلَى الْخُفَّيْنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Amir} telah menceritakan kepada kami {Ali} -yakni Ibnul Mubarak- dari {Yahya} dari {Ibnu Salamah} dia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Ja’far bin Amruu bin Umayyah} dari {Bapaknya} bahwasanya ia pernah melihat Rasulullah saw. mengusap kedua khuf.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16611

حَدَّثَنَا أَبُو عَامِرٍ حَدَّثَنَا فُلَيْحٌ عَنِ الزُّهْرِيِّ قَالَ حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ أَنَّهُرَأَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَكَلَ عُضْوًا ثُمَّ صَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Amir} Telah menceritakan kepada kami {Fulaih} dari {Zuhri} dia berkata, telah menceritakan kepadaku {Ja’far bin Amru bin Umayyah} dari {bapaknya}, bahwa dia pernah melihat Nabi saw. makan ‘Udwan kemudian shalat dengan tidak berwudhu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16612

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ صَالِحٍ قَالَ ابْنُ شِهَابٍ حَدَّثَنِي جَعْفَرُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ أَنَّ أَبَاهُ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَحْتَزُّ مِنْ كَتِفِ شَاةٍ فَدُعِيَ إِلَى الصَّلَاةِ فَطَرَحَ السِّكِّينَ وَلَمْ يَتَوَضَّأْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} telah menceritakan kepada kami {bapakku} dari {Shalih} dari {Ibnu Syihab} telah menceritakan kepadaku {Ja’far bin Amru bin Umayyah} bahwa {Bapaknya} berkata, “Saya melihat Rasulullah sedang memotong pundak kambing lalu beliau diajak untuk menunaikan shalat, maka beliau pun menanggalkan pisaunya (untuk memenuhi panggilan shalat) dengan tanpa berwudhu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16613

حَدَّثَنَا يَعْقُوبُ قَالَ حَدَّثَنَا أَبِي عَنِ ابْنِ شِهَابٍ عَنْ جَعْفَرِ بْنِ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَأْكُلُ يَحْتَزُّ مِنْ كَتِفِ شَاةٍ ثُمَّ دُعِيَ إِلَى الصَّلَاةِ فَصَلَّى وَلَمْ يَتَوَضَّأْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ya’qub} ia berkata, telah menceritakan kepada kami {bapakku}, dari {Ibnu Syihab} dari {Ja’far bin Amru bin Umayyah} dari {Bapaknya} dia berkata, “Saya pernah melihat Rasulullah saw. makan dan memotong pundak kambing, kemudian beliau diseru untuk menunaikan shalat, maka beliau pun shalat sedang beliau tidak berwudhu.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16614

حَدَّثَنَا أَبُو عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْمُقْرِيُّ حَدَّثَنَا حَيْوَةُ أَخْبَرَنِي عَيَّاشُ بْنُ عَبَّاسٍ أَنَّ كُلَيْبَ بْنَ صُبَيْحٍ حَدَّثَهُ أَنَّ الزِّبْرِقَانَ حَدَّثَهُ عَنْ عَمِّهِ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ الضَّمْرِيِّ قَالَكُنَّا مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فِي بَعْضِ أَسْفَارِهِ فَنَامَ عَنْ صَلَاةِ الصُّبْحِ حَتَّى طَلَعَتْ الشَّمْسُ لَمْ يَسْتَيْقِظُوا وَأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَدَأَ بِالرَّكْعَتَيْنِ فَرَكَعَهُمَا ثُمَّ أَقَامَ الصَّلَاةَ فَصَلَّى
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Abdirrahman Al Muqri} telah menceritakan kepada kami {Haiwah} telah mengabarkan kepadaku {Ayyas bin Abbas} bahwa {Kulaib bin Shubaih} menceritakan kepadanya, bahwa {Az Zibriqan} menceritakan kepadanya, dari pamannya {Amru bin Umayyah Adl Dlamri} dia berkata, “Kami pernah ikut bersama Rasulullah saw. dalam sebagian safarnya. Kemudian beliau ketiduran sehingga tidak melaksanakan shalat subuh, dan mereka belum bangun meskipun matahari telah terbit. Maka Rasulullah memulai shalat dua rakaat, kemudian iqamah dikumandangkan dan beliau pun shalat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16615

حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مُحَمَّدِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ قَالَ عَبْد اللَّهِ وَسَمِعْتُهُ أَنَا مِنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أَبِي شَيْبَةَ بِالْكُوفَةِ قَالَ حَدَّثَنَا جَعْفَرُ بْنُ عَوْنٍ عَنْ إِبْرَاهِيمَ بْنِ إِسْمَاعِيلَ قَالَ أَخْبَرَنِي جَعْفَرُ بْنُ عَمْرِو بْنِ أُمَيَّةَ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ بَعَثَهُ وَحْدَهُ عَيْنًا إِلَى قُرَيْشٍ قَالَ جِئْتُ إِلَى خَشَبَةِ خُبَيْبٍ وَأَنَا أَتَخَوَّفُ الْعُيُونَ فَرَقِيتُ فِيهَا فَحَلَلْتُ خُبَيْبًا فَوَقَعَ إِلَى الْأَرْضِ فَانْتَبَذْتُ غَيْرَ بَعِيدٍ ثُمَّ الْتَفَتُّ فَلَمْ أَرَ خُبَيْبًا وَلَكَأَنَّمَا ابْتَلَعَتْهُ الْأَرْضُ فَلَمْ يُرَ لِخُبَيْبٍ أَثَرٌ حَتَّى السَّاعَةِقَالَ أَبُو عَبْد الرَّحْمَنِ وَقَالَ ابْنُ أَبِي شَيْبَةَ لَنَا فِيهِ عَنْ الزُّهْرِيِّ وَأَمَّا أَبِي فَحَدَّثَنَا عَنْهُ لَمْ يَذْكُرْ الزُّهْرِيَّ وَحَدَّثَنَاهُ ابْنُ أَبِي شَيْبَةَ بِالْكُوفَةِ فَجَعَلَهُ لَنَا عَنْ الزُّهْرِيِّ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Muhammad bin Abu Syaibah}, dan ia katakan ‘Saya mendengarnya dari {Abdullah bin Abu Syaibah} di Kufah’, dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Ja’far bin Aun} dari {Ibrahim bin Isma’il} dia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Ja’far bin Amru bin Umayyah} dari {Bapaknya} bahwasanya Rasulullah saw. mengutusnya seorang diri sebagai mata-mata kepada orang-orang Quraisy. Ia berkata, “Saya mendatangi batang kayu (tempat Khubaib digantung) dengan penuh khawatir jika diketahui mata-mata Quraisy. Kemudian aku menaiki batang kayu itu dan melepaskan Khubaib hingga tubuh Khubaib jatuh ke tanah. Kemudian aku menyingkir tidak jauh dari tempat itu, saat menoleh aku tidak mendapati Khubaib berada di tempatnya lagi, seakan-akan ia ditelan oleh bumi dan bekasnya pun tidak terlihat lagi.” Abdurrahman berkata Ibnu Abu Syaibah menyebutkan kepada kami yang di dalamnya disebutkan dari Az Zuhri. Dan adapun bapakku, ia menceritakan kepada kami tanpa menyebutkan nama Az Zuhri. Dan {Ibnu Abu Syaibah} menceritakannya kepada kami di Kufah, dan ia menyandarkannya dari {Az Zuhri}.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16616

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بِشْرٍ قَالَ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو كَثِيرٍ مَوْلَى اللَّيْثِيِّينَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَحْشٍأَنَّ رَجُلًا جَاءَ إِلَى النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَاذَا لِي إِنْ قُتِلْتُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ قَالَ الْجَنَّةُ فَلَمَّا وَلَّى قَالَ إِلَّا الدَّيْنُ سَارَّنِي بِهِ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام آنِفًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bisyr} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Amru} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Abu Katsir} mantan budak Al Laitsiyyin, dari {Muhammad bin Abdullah bin Jahsy}, bahwa seorang laki-laki datang kepada Nabi saw. seraya berkata, “Wahai Rasulullah, apakah ganjaran untukku jika aku dibunuh di jalan Allah?” Beliau menjawab, “Surga.” Kemudian ketika beliau berpaling, beliau bersabda: “Kecuali utang, tadi Jibril ‘Alaihis Salam telah memberitahukannya kepadaku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16617

حَدَّثَنَا خَلَفُ بْنُ الْوَلِيدِ حَدَّثَنَا عَبَّادُ بْنُ عَبَّادٍ حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عَمْرٍو عَنْ أَبِي كَثِيرٍ مَوْلَى الْهِلَالِيِّينَ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ جَحْشٍ عَنْ أَبِيهِ قَالَجَاءَ رَجُلٌ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَاذَا لِي إِنْ قَاتَلْتُ فِي سَبِيلِ اللَّهِ حَتَّى أُقْتَلَ قَالَ الْجَنَّةُ قَالَ فَلَمَّا وَلَّى قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا الدَّيْنُ سَارَّنِي بِهِ جِبْرِيلُ عَلَيْهِ السَّلَام آنِفًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Khalaf bin Walid} telah menceritakan kepada kami {Abbad bin Abbad} telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Amru} dari {Abu Katsir} mantan budak Al Hilaliyyin, dari {Muhammad bin Jahsy} dari {Bapaknya} ia berkata, “Seorang laki-laki datang menghadap Rasulullah saw. dan berkata, “Wahai Rasulullah, ganjaran apa yang akan saya dapatkan jika saya berperang di jalan Allah sampai saya terbunuh?” beliau menjawab: “Surga.” Perawi berkata, “Setelah berpaling, Rasulullah saw. bersabda: “Kecuali utang, tadi Jibril ‘Alaihis Salam telah memberitahukannya kepadaku.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16618

حَدَّثَنَا عَبْدُ الْمَلِكِ بْنُ عَمْرٍو قَالَ حَدَّثَنَا زُهَيْرٌ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ مُحَمَّدِ بْنِ عَقِيلٍ عَنْ عَطَاءِ بْنِ يَسَارٍ عَنْ أَبِي مَالِكٍ الْأَشْجَعِيِّعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أَعْظَمُ الْغُلُولِ عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ ذِرَاعٌ مِنْ الْأَرْضِ تَجِدُونَ الرَّجُلَيْنِ جَارَيْنِ فِي الْأَرْضِ أَوْ فِي الدَّارِ فَيَقْتَطِعُ أَحَدُهُمَا مِنْ حَظِّ صَاحِبِهِ ذِرَاعًا فَإِذَا اقْتَطَعَهُ طُوِّقَهُ مِنْ سَبْعِ أَرَضِينَ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdul Malik bin Amru} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Zuhair} -yakni Ibnu Muhammad- dari {Abdullah} -yakni Ibnu Muhammad bin Aqil- dari {Atha bin Yasar} dari {Abu Malik Al Asyja’i} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Sesungguhnya pengkhianatan yang paling besar di sisi Allah (adalah berkenaan dengan) satu hasta dari tanah. Dimana kalian mendapati dua orang laki-laki yang saling bertangga (berdampingan) tanah atau tempat tinggal, lalu salah seorang di antara keduanya mengambil satu hasta dari bagian temannya, dan jika ia benar-benar mengambilnya, maka akan dihipitkan kepadanya tujuh lapis bumi hingga hari kiamat.”