Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16659

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى حَدَّثَنَا شَيْبَانُ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ أَنَّ أَبَا عَبْدِ الرَّحْمَنِ أَخْبَرَهُ أَنَّ ابْنَ عَابِسٍ الْجُهَنِيَّ أَخْبَرَهُأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لَهُ يَا ابْنَ عَابِسٍ أَلَا أُخْبِرُكَ بِأَفْضَلِ مَا تَعَوَّذَ الْمُتَعَوِّذُونَ قَالَ قُلْتُ بَلَى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ هَاتَيْنِ السُّورَتَيْنِ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Hasan bin Musa} Telah meneritakan kepada kami {Syaiban} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Muhammad bin Ibrahim} bahwa {Abu Abdirrahman} mengabarkan kepadanya, bahwa {Ibnu Abis Al Juhani} mengabarkan kepadanya, bahwa Rasulullah saw. bersabda kepadanya: “Wahai Ibnu Abas, maukah kamu saya beritahukan sesuatu yang lebih utama dari apa yang diucapkan oleh orang-orang yang minta perlindungan?” Ibnu Abbas berkata, “Saya lalu menjawab, “Tentu.” Rasulullah saw. kemudian bersabda: “QUL A’UUDZU BIRABBIL FALAQ, dan QUL A’UUDZU BIRABBIN NAS’, dua surat inilah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16660

حَدَّثَنَا حَسَنٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو عُشَّانَةَ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ مَنْ أَثْكَلَ ثَلَاثَةً مِنْ صُلْبِهِ فَاحْتَسَبَهُمْ عَلَى اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فَقَالَ أَبُو عُشَّانَةَ مَرَّةً فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَلَمْ يَقُلْهَا مَرَّةً أُخْرَى وَجَبَتْ لَهُ الْجَنَّةُ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Hasan} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Abu Usyanah} Bahwasanya ia mendengar {Uqbah bin Amir} berkata dari Rasulullah saw., bahwa beliau bersabda: “Barangsiapa merelakan kematian dari tiga orang anaknya dengan mengharap ganjaran di sisi Allah Azza wa Jalla.” Sekali waktu Abu Utsanah mengatakan, ‘Di jalan Allah’, namun sekali waktu tidak mengatakan, maka wajib baginya masuk surga.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16661

حَدَّثَنَا حَفْصُ بْنُ غِيَاثٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ عَنْ قَيْسٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُنْزِلَتْ عَلَيَّ سُورَتَانِ فَتَعَوَّذُوا بِهِنَّ فَإِنَّهُ لَمْ يُتَعَوَّذْ بِمِثْلِهِنَّ يَعْنِي الْمُعَوِّذَتَيْنِ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Hafshah bin Ghiyats} dari {Isma’il} dari {Qais} dari {Uqbah bin Amir} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Telah diturunkan kepadaku dua surat, maka mintalah perlindungan dengannya, sebab tidak ada bacaan untuk perlindungan yang semisalnya. Yakni, Al Mu’awwidzatain (surat Al Falaq dan An Naas).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16662

حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو سَلَّامٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ الْأَزْرَقِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُدْخِلُ الثَّلَاثَةَ بِالسَّهْمِ الْوَاحِدِ الْجَنَّةَ صَانِعَهُ يَحْتَسِبُ فِي صَنْعَتِهِ الْخَيْرَ وَالْمُمِدَّ بِهِ وَالرَّامِيَ بِهِ وَقَالَ ارْمُوا وَارْكَبُوا وَأَنْ تَرْمُوا أَحَبُّ إِلَيَّ مِنْ أَنْ تَرْكَبُوا وَإِنَّ كُلَّ شَيْءٍ يَلْهُو بِهِ الرَّجُلُ بَاطِلٌ إِلَّا رَمْيَةَ الرَّجُلِ بِقَوْسِهِ وَتَأْدِيبَهُ فَرَسَهُ وَمُلَاعَبَتَهُ امْرَأَتَهُ فَإِنَّهُنَّ مِنْ الْحَقِّ وَمَنْ نَسِيَ الرَّمْيَ بَعْدَمَا عُلِّمَهُ فَقَدْ كَفَرَ الَّذِي عُلِّمَهُ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Ismail bin Ibrahim} Telah meneritakan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya bin Abi Katsir} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Abu Sallam} dari {Abdullah Al Auza’i} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah Azza wa Jalla memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah. Yaitu orang yang membuatnya karena mengharap kebaikan, orang yang memberikannya dan orang yang melemparnya.” Dan beliau bersabda: “Kalian hendaklah memanah dan menunggang (kuda). Dan jika kalian (lebih memilih) memanah adalah lebih saya sukai daripada kalian menunggang (kuda). Dan setiap sesuatu yang seseorang bermain-main dengannya adalah batil kecuali tiga hal, lemparan seseorang dengan panahnya, melatih kudanya, dan cumbu rayunya terhadap isteri. Karena semua hal itu adalah benar. Dan barangsiapa melupakan memanah setelah ia dilatih maka sungguh ia telah kufur terhadap yang mengajarnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16663

حَدَّثَنَا أَبُو بَكْرِ بْنُ عَيَّاشٍ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدٌ مَوْلَى الْمُغِيرَةِ بْنِ شُعْبَةَ قَالَ حَدَّثَنِي كَعْبُ بْنُ عَلْقَمَةَ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ كَفَّارَةُ النَّذْرِ كَفَّارَةُ الْيَمِينِ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Abu Bakr bin Ayyasy} dia berkata, telah menceritakan kepadaku {Muhammad} budak Al Mughirah bin Syu’bah, dia berkata, telah menceritakan kepadaku {Ka’b bin Alqamah} dari {Abul Khair Martsad bin Abdullah} dari {Uqbah bin Amir} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Kafarat Nadzar sama dengan kafarah sumpah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16664

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ عَبْدِ الْحَمِيدِ بْنِ جَعْفَرٍ قَالَ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَزَنِيِّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَحَقَّ الشُّرُوطِ أَنْ يُوَفَّى بِهِ مَا اسْتَحْلَلْتُمْ بِهِ الْفُرُوجَ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Abdul Hamid bin Ja’far} dia berkata, telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abi Habib} dari {Martsad bin Abdullah Al Yazani} dari {Uqbah bin Amir} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya syarat-syarat yang lebih berhak untuk ditepati adalah syarat yang kalian gunakan untuk menghalalkan kemaluan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16665

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ إِسْمَاعِيلَ قَالَ حَدَّثَنِي قَيْسٌ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍعَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ أُنْزِلَتْ عَلَيَّ آيَاتٌ لَمْ يُرَ مِثْلُهُنَّ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِ إِلَى آخِرِ السُّورَةِ وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ إِلَى آخِرِ السُّورَةِ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Isma’il} dia berkata, telah menceritakan kepadaku {Qais} dari {Uqbah bin Amir} dari Nabi Shallahu ‘Alaihi wa Sallam, beliau bersabda: “Telah diturunkan kepadaku beberapa ayat, dan saya belum pernah melihat semisalnya. Yaitu, ‘QUL A’UUDZU BIRABBINNAS’ hingga akhir surat dan ‘QUL A’UUDZU BIRABBIL FALAQ’ hingga akhir surat.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16666

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ سَعِيدٍ عَنْ هِشَامٍ الدَّسْتُوَائِيِّ قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى عَنْ بَعْجَةَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَسَمَ ضَحَايَا بَيْنَ أَصْحَابِهِ فَأَصَابَ عُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ جَذَعَةً فَسَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَنْهَا فَقَالَ ضَحِّ بِهَا
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Yahya bin Sa’id} dari {Hisyam Ad Dastuwa`i} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Yahya} dari {Ba’jah bin Abdullah} dari {Uqbah bin Amir}, bahwa Rasulullah saw. membagi-bagikan hewan kurban kepada para sahabatnya, lalu Uqbah bin Amir mendapatkan jadza’ah (masih anakan). Maka ia pun bertanya kepada Nabi saw., beliau bersabda: “Berkunbanlah dengannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16667

حَدَّثَنَا الْحَكَمُ بْنُ نَافِعٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَرْمَلَةَ الْأَسْلَمِيِّ عَنْ أَبِي عَلِيٍّ الْهَمْدَانِيِّ قَالَخَرَجْتُ فِي سَفَرٍ وَمَعَنَا عُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ قَالَ فَقُلْنَا لَهُ إِنَّكَ يَرْحَمُكَ اللَّهُ مِنْ أَصْحَابِ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأُمَّنَا فَقَالَ لَا إِنِّي سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ أَمَّ النَّاسَ فَأَصَابَ الْوَقْتَ وَأَتَمَّ الصَّلَاةَ فَلَهُ وَلَهُمْ وَمَنْ انْتَقَصَ مِنْ ذَلِكَ شَيْئًا فَعَلَيْهِ وَلَا عَلَيْهِمْ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Al Hakam bin Nafi’} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Ibnu Ayyas} dari {Abdirrahman bin Harmalah Al Aslami} dari {Abu ‘Ali Al Hamdani} dia berkata, “Saya keluar dalam sebuah perjalanan bersama {Uqbah bin Amir}, lalu kami bertanya kepadanya, “Anda -semoga Allah merahmati Anda- adalah salah seorang dari sahabat Rasulullah saw. karena itu, imamilah kami.” Uqbah menjawab, “Tidak, karena saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengimami manusia dengan tepat waktu dan menyempurnakan shalat, maka dia dan makmum akan mendapatkan pahala. Namun barangsiapa mengurangi sesuatu dari ketepatan waktu dan kesempurnaan shalat, maka ia akan berdosa dan pahala untuk makmum.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16668

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ قَالَ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ عَنْ يَحْيَى بْنِ سَعِيدٍ عَنْ عُبَيْدِ اللَّهِ بْنِ زَحْرٍ عَنْ أَبِي سَعِيدٍ الرُّعَيْنِيِّ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ مَالِكٍ الْيَحْصَبِيِّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ أُخْتَهُ نَذَرَتْ أَنْ تَمْشِيَ حَافِيَةً غَيْرَ مُخْتَمِرَةٍ فَسَأَلَ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ إِنَّ اللَّهَ لَا يَصْنَعُ بِشَقَاءِ أُخْتِكَ شَيْئًا مُرْهَا فَلْتَخْتَمِرْ وَلْتَرْكَبْ وَلْتَصُمْ ثَلَاثَةَ أَيَّامٍ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Waki’} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Sufyan} dari {Yahya bin Sa’id} dari {Ubaidullah bin Zahr} dari {Abu Sa’id Ar Ru’aini} dari {Abdullah bin Malik Al Yahshabi} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani}, bahwa saudara perempuannya telah bernadzar untuk berjalan kaki dengan tanpa alas kaki dan tidak memakai kerudung. Uqbah lalu bertanya kepada Nabi saw., beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah tidaklah berbuat aniaya sedikitpun kepada saudara perempuanmu, maka perintahkanlah agar ia memakai kerudung dan berkendaraan, setelahitu hendaklah ia berpuasa tiga hari.”