Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16679
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا ابْنُ الْمُبَارَكِ عَبْدُ اللَّهِ قَالَ حَدَّثَنَا مُوسَى بْنُ عَلِيٍّ قَالَ سَمِعْتُ أَبِي يَقُولُ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ تَعَلَّمُوا كِتَابَ اللَّهِ وَتَعَاهَدُوهُ وَتَغَنُّوا بِهِ فَوَالَّذِي نَفْسِي بِيَدِهِ لَهُوَ أَشَدُّ تَفَلُّتًا مِنْ الْمَخَاضِ فِي الْعُقُلِ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Ali bin Ishaq} Telah meneritakan kepada kami {Ibnul Mubarak Abdullah} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Musa bin Ali} dia berkata saya mendengar {Bapakku} berkata saya mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Pelajarilah Kitabullah (Al-Quran) dan jagalah ia, serta perbaguslah suara kalian saat membacanya. Demi Dzat yang jiwaku berada di Tangan-Nya, sesungguhnya hapalan Al-Quran itu lebih cepat hilang daripada unta dalam ikatannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16680
قَالَ حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا أَبُو قَبِيلٍ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّمَا أَخَافُ عَلَى أُمَّتِي الْكِتَابَ وَاللَّبَنَ قَالَ قِيلَ يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا بَالُ الْكِتَابِ قَالَ يَتَعَلَّمُهُ الْمُنَافِقُونَ ثُمَّ يُجَادِلُونَ بِهِ الَّذِينَ آمَنُوا فَقِيلَ وَمَا بَالُ اللَّبَنِ قَالَ أُنَاسٌ يُحِبُّونَ اللَّبَنَ فَيَخْرُجُونَ مِنْ الْجَمَاعَاتِ وَيَتْرُكُونَ الْجُمُعَاتِ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Hasan bin Musa} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Abu Qabil} dia berkata saya mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya yang saya khawatirkan atas umatku adalah Al Kitab (Al-Quran) dan Al Laban (susu).” Lalu ditanyakan kepada beliau, “Mengapa dengan Al Kitab?” beliau menjawab, “Orang-orang munafik mempelajarinya, kemudian mereka mempergunakannya untuk mendebat orang-orang yang beriman.” Kemudian ditanyakan lagi, “Lalu ada dengan Al Laban?” beliau menjawab, “Yaitu Mereka yang menyukai susu, lalu mereka keluar dari jama’ah dan mereka pun meninggalkan shalat jum’at.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16681
حَدَّثَنَا حَسَنٌ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا كَعْبُ بْنُ عَلْقَمَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ شِمَاسَةَ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ كَفَّارَةُ النَّذْرِ كَفَّارَةُ الْيَمِينِ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Hasan} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} ia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Ka’b bin Alqamah} dari {Abdurrahman bin Syimamah} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir} dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Kafarat Nadzar sama seperti kafarat sumpah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16682
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ حَدَّثَنَا رِشْدِينُ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ عَمْرٍو الْمَعَافِرِيُّ حَدَّثَنَا شُعَيْبُ بْنُ زُرْعَةَ الْمَعَافِرِيُّ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُإِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَا تُخِيفُوا أَنْفُسَكُمْ بَعْدَ أَمْنِهَا قَالُوا وَمَا ذَاكَ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ الدَّيْنُ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Yahya bin Ghailan} Telah meneritakan kepada kami {Risydin} Telah meneritakan kepada kami {Bakr bin Amru Al Ma’afiri} Telah meneritakan kepada kami {Syu’aib bin Zur’ah Al Ma’afiri} ia menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Janganlah kalian menakut-nakuti diri kalian sendiri setelah adanya rasa aman.” Para sahabat bertanya, “Apakah itu wahai Rasulullah?” beliau menjawab: “Yaitu dengan utang.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16683
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمْزَةَ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ يَزِيدَ أَنَّ أَبَا سَلَّامٍ حَدَّثَهُ قَالَ حَدَّثَنِي خَالِدُ بْنُ زَيْدٍ قَالَكَانَ عُقْبَةُ يَأْتِينِي فَيَقُولُ اخْرُجْ بِنَا نَرْمِي فَأَبْطَأْتُ عَلَيْهِ ذَاتَ يَوْمٍ أَوْ تَثَاقَلْتُ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُدْخِلُ بِالسَّهْمِ الْوَاحِدِ ثَلَاثَةً الْجَنَّةَ صَانِعَهُ الْمُحْتَسِبَ فِيهِ الْخَيْرَ وَالرَّامِيَ بِهِ وَمُنْبِلَهُ فَارْمُوا وَارْكَبُوا وَلَأَنْ تَرْمُوا أَحَبُّ إِلَيَّ مَنْ أَنْ تَرْكَبُوا وَلَيْسَ مِنْ اللَّهْوِ إِلَّا ثَلَاثٌ مُلَاعَبَةُ الرَّجُلِ امْرَأَتَهُ وَتَأْدِيبُهُ فَرَسَهُ وَرَمْيُهُ بِقَوْسِهِ وَمَنْ عَلَّمَهُ اللَّهُ الرَّمْيَ فَتَرَكَهُ رَغْبَةً عَنْهُ فَنِعْمَةً كَفَرَهَا
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Ishaq bin Isa} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Yahya bin Hamzah} dari {Abdurrahman bin Yazid} bahwa {Abu Sallam} menceritakan kepadanya, ia berkata telah menceritakan kepadaku {Khalid bin Zaid} dia berkata, ” {Uqbah} datang kepadaku dan berkata, “Keluarlah bersama kami untuk latihan memanah?” aku pun merasa berat enggan memenuhi ajakannya pada hari itu, ia lalu berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah. Yaitu, orang yang membuatnya dengan mengharap kebaikan, orang yang meluncurkannya, dan orang yang menyiapkannya. Karena itu, memanah dan menunggang kudalah kalian. Jika kalian benar-benar memanah, maka itu lebih saya sukai dari pada kalian latihan berkuda. Dan tidaklah termasuk sia-sia pada tiga hal ini sendau gurau seseorang bersama isterinya, latihan berkuda dan melepaskan anak panah dari busurnya. Dan barangisapa diajarkan Allah cara memanah kemudian ia meninggalkannya karena enggan dan berpaling darinya, maka sungguh itu adalah nikmat yang telah dikufurinya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16684
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ مِشْرَحِ بْنِ هَاعَانَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْرَأْ بِالْمُعَوِّذَتَيْنِ فَإِنَّكَ لَنْ تَقْرَأَ بِمِثْلِهِمَا
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Misyrah bin Ha’an} dari {Uqbah bin Amir} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda kepadaku: “Bacalah olehmu Al Mu’awwidzatain (surat Al Falaq dan An Naas) karena kamu tidak akan membaca yang semisal keduanya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16685
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى قَالَ حَدَّثَنَا عَطَّافٌ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ حَرْمَلَةَ عَنْ رَجُلٍ مِنْ جُهَيْنَةَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّهَا سَتَكُونُ عَلَيْكُمْ أَئِمَّةٌ مِنْ بَعْدِي فَإِنْ صَلَّوْا الصَّلَاةَ لِوَقْتِهَا فَأَتِمُّوا الرُّكُوعَ وَالسُّجُودَ فَهِيَ لَكُمْ وَلَهُمْ وَإِنْ لَمْ يُصَلُّوا الصَّلَاةَ لِوَقْتِهَا وَلَمْ يُتِمُّوا رُكُوعَهَا وَلَا سُجُودَهَا فَهِيَ لَكُمْ وَعَلَيْهِمْ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Ishaq bin Isa} dia berkata, Telah meneritakan kepada kami {Aththaf} dari {Abdurrahman bin Harmalah} dari {seorang laki-laki Juhainah} dari {Uqbah bin Amir} dia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya di tengah-tengah kalian akan muncul para pemimpin setelahku, maka jika mereka menunaikan shalat tepat pada waktunya, dan mereka juga menyempurnakan wudhu’ dan sujud maka ganjaran pahalanya adalah bagi mereka dan juga bagi kalian. Dan jika mereka tidak menunaikan shalat tepat pada waktunya, dan tidak pula menyempurnakan rukuk dan sujudnya maka pahala dari shalat itu untuk kalian sedangkan dosanya ditimpakan atas mereka.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16686
حَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ إِبْرَاهِيمَ الرَّازِيُّ حَدَّثَنَا سَلَمَةُ بْنُ الْفَضْلِ قَالَ حَدَّثَنِي مُحَمَّدُ بْنُ إِسْحَاقَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ مَرْثَدِ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ الْيَزَنِيِّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْرَأْ الْآيَتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فَإِنِّي أُعْطِيتُهُمَا مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Ishaq bin Ibrahim Ar Razi} Telah meneritakan kepada kami {Salamah bin Al Fadl} dia berkata, telah menceritakan kepadaku {Muhammad bin Ishaq} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Martsad bin Abdullah Al Yazani} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} dia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Bacalah dua ayat terakhir dari surat Al Baqarah, karena kedua ayat itu diberikan kepadaku dari bawah Arsy.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16687
حَدَّثَنَا عَتَّابٌ يَعْنِي ابْنَ زِيَادٍ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ يَعْنِي ابْنَ الْمُبَارَكِ أَخْبَرَنَا يَحْيَى بْنُ أَيُّوبَ حَدَّثَنِي كَعْبُ بْنُ عَلْقَمَةَ أَنَّهُ سَمِعَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ شِمَاسَةَ يُحَدِّثُ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ كَفَّارَةُ النَّذْرِ كَفَّارَةُ الْيَمِينِ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Attab} yakni Ibnu Ziyad Telah meneritakan kepada kami {Abdullah} -yakni Ibnul Mubarak- telah mengabarkan kepada kami {Yahya bin Ayub} telah menceritakan kepadaku {Ka’b bin Alqamah} bahwa dia mendengar {Abdurrahman bin Syimamah} menceritakan dari {Abul Khair} dia berkata Saya mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Kafarat Nadzar sama seperti kafarat sumpah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16688
حَدَّثَنَا عَبْدُ الْوَهَّابِ الْخِفَافُ عَنْ سَعِيدٍ عَنْ قَتَادَةَ قَالَ ذَكَرَ أَنَّ قَيْسًا الْجُذَامِيَّ حَدَّثَهُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ أَعْتَقَ رَقَبَةً مُؤْمِنَةً فَهِيَ فِكَاكُهُ مِنْ النَّارِ
Terjemahan: Telah meneritakan kepada kami {Abdul Wahab Al Khifaf} dari {Sa’id} dari {Qatadah} dia berkata, bahwa {Qais Al Judzami} telah menceritakan kepadanya, dari {Uqbah bin Amir Al Juhani}, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa membebaskan seorang budak wanita mukminah, maka hal itu akan menajadi pembebas dirinya dari neraka.”