Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16699

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّزَّاقِ أَخْبَرَنَا مَعْمَرٌ عَنْ يَحْيَى بْنِ أَبِي كَثِيرٍ عَنْ زَيْدِ بْنِ سَلَّامٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ زَيْدٍ الْأَزْرَقِ قَالَكَانَ عُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ الْجُهَنِيُّ يَخْرُجُ فَيَرْمِي كُلَّ يَوْمٍ وَكَانَ يَسْتَتْبِعُهُ فَكَأَنَّهُ كَادَ أَنْ يَمَلَّ فَقَالَ أَلَا أُخْبِرُكَ بِمَا سَمِعْتُ مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ بَلَى قَالَ سَمِعْتُهُ يَقُولُ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُدْخِلُ بِالسَّهْمِ الْوَاحِدِ ثَلَاثَةَ نَفَرٍ الْجَنَّةَ صَاحِبَهُ الَّذِي يَحْتَسِبُ فِي صَنْعَتِهِ الْخَيْرَ وَالَّذِي يُجَهِّزُ بِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَالَّذِي يَرْمِي بِهِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَقَالَ ارْمُوا وَارْكَبُوا وَإِنْ تَرْمُوا خَيْرٌ مِنْ أَنْ تَرْكَبُوا وَقَالَ كُلُّ شَيْءٍ يَلْهُو بِهِ ابْنُ آدَمَ فَهُوَ بَاطِلٌ إِلَّا ثَلَاثًا رَمْيَهُ عَنْ قَوْسِهِ وَتَأْدِيبَهُ فَرَسَهُ وَمُلَاعَبَتَهُ أَهْلَهُ فَإِنَّهُنَّ مِنْ الْحَقِّقَالَ فَتُوُفِّيَ عُقْبَةُ وَلَهُ بِضْعٌ وَسِتُّونَ أَوْ بِضْعٌ وَسَبْعُونَ قَوْسًا مَعَ كُلِّ قَوْسٍ قَرْنٌ وَنَبْلٌ وَأَوْصَى بِهِنَّ فِي سَبِيلِ اللَّهِ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ قَالَ حَدَّثَنَا هِشَامٌ عَنْ يَحْيَى عَنْ أَبِي سَلَّامٍ عَنْ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ الْأَزْرَقِ أَنَّ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ قَالَ قَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ يُدْخِلُ بِالسَّهْمِ الْوَاحِدِ ثَلَاثَةً الْجَنَّةَ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrazaq} telah mengabarkan kepada kami {Ma’mar} dari {Yahya bin Abu Katsir} dari {Zaid bin Sallam} dari {Abdullah bin Zaid Al Azraq} dia berkata, “Setiap hari {Uqbah bin Amir Al Juhani} keluar dan berlatih memanah, kemudian ia meminta Abdullah bin Zaid agar mengikutinya namun sepertinya ia nyaris bosan. Maka Uqbah berkata, “Maukah kamu aku kabarkan sebuah hadits yang aku dengar dari Rasulullah saw.?” ia menjawab, “Mau.” Uqbah berkata, “Saya telah mendengar beliau bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla akan memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah orang yang saat membuatnya mengharapkan kebaikan, orang yang menyiapkannya di jalan Allah serta orang yang memanahkannya di jalan Allah.” Beliau bersabda: “Berlatihlah memanah dan berkuda. Dan jika kalian memilih memanah maka hal itu lebih baik daripada berkuda.” Dan beliau juga bersabda: “Segala bentuk permainan itu batil bagi anak Adam, kecuali tiga perkara melepaskan panah dari busurnya, latihan berkuda dan senda gurau (bermain-main) bersama keluarganya, karena itu adalah hak bagi mereka.” Abdullah bin Zaid berkata, “Lalu Uqbah wafat sementara ia memiliki sekitar enam puluh atau tujuh puluh lebih busur, setiap busur mempunyai seutas tali dan beberapa anak panah. Dan dia mewasiatkan agar itu digunakan di jalan Allah.” Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Hisyam} dari {Yahya} dari {Abu Sallam} dari {Abdullah bin Al Azraq} bahwa {Uqbah bin Amir} berkata Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Allah ‘azza wajalla memasukkan tiga orang ke dalam surga lantaran satu anak panah.” Lalu ia pun menyebutkan hadits itu.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16700

حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ هَارُونَ أَخْبَرَنَا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ أَبِي خَالِدٍ عَنْ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ عَائِذٍ رَجُلٍ مِنْ أَهْلِ الشَّامِ قَالَانْطَلَقَ عُقْبَةُ بْنُ عَامِرٍ الْجُهَنِيُّ إِلَى الْمَسْجِدِ الْأَقْصَى لِيُصَلِّيَ فِيهِ فَاتَّبَعَهُ نَاسٌ فَقَالَ مَا جَاءَ بِكُمْ قَالُوا صُحْبَتُكَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَحْبَبْنَا أَنْ نَسِيرَ مَعَكَ وَنُسَلِّمَ عَلَيْكَ قَالَ انْزِلُوا فَصَلُّوا فَنَزَلُوا فَصَلَّى وَصَلَّوْا مَعَهُ فَقَالَ حِينَ سَلَّمَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ لَيْسَ مِنْ عَبْدٍ يَلْقَى اللَّهَ عَزَّ وَجَلَّ لَا يُشْرِكُ بِهِ شَيْئًا لَمْ يَتَنَدَّ بِدَمٍ حَرَامٍ إِلَّا دَخَلَ مِنْ أَيِّ أَبْوَابِ الْجَنَّةِ شَاءَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Harun} telah mengabarkan kepada kami {Isma’il} -yakni Ibnu Abu Khalid- dari {Abdurrahman bin A`idz} seorang laki-laki dari penduduk Syam, dia berkata, ” {Uqbah bin Amir Al Juhani} pergi ke Masjid Aqsha untuk menunaikan shalat di sana. Orang-orang pun mengikutinya maka Uqbah bertanya, “Apa yang menyebabkan kalian datang?” mereka menjawab, “Karena persahabatanmu dengan Rasulullah saw., kami senang berjalan bersamamu, dan mengucapkan salam atasmu.” Uqbah berkata, “Singgahlah kalian dan tunaikanlah shalat.” Mereka lalu singgah di Masjid Aqsah, kemudian Uqbah shalat dengan diikuti oleh orang-orang itu. Setelah salam Uqbah berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Tidaklah seorang hamba menemui Allah ‘azza wajalla dengan tidak menyekutukan-Nya dengan sesuatu apa pun dan tidak pula menumpahkan darah yang haram, maka ia akan memasuki surga dari pintu mana saja yang ia kehendaki.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16701

حَدَّثَنَا أَبُو سَعِيدٍ مَوْلَى بَنِي هَاشِمٍ قَالَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ حَدَّثَنَا كَعْبُ بْنُ عَلْقَمَةَ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ الرَّحْمَنِ بْنَ شِمَاسَةَ يَقُولُأَتَيْنَا أَبَا الْخَيْرِ فَقَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِنَّمَا النَّذْرُ يَمِينٌ كَفَّارَتُهَا كَفَّارَةُ الْيَمِينِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Sa’id} budaknya Bani Hasyim, ia berkata telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} ia berkata, telah menceritakan kepada kami {Ka’b bin Alqamah} ia berkata saya mendengar {Abdurrahman bin Syimasah} berkata kami mendatangi {Abul Khair} lalu ia berkata saya mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya nadzar itu adalah sumpah, maka kafaratnya adalah kafarat sumpah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16702

حَدَّثَنَا هَاشْمٌ حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي عِمْرَانَ أَسْلَمَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ أَنَّهُ قَالَاتَّبَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ رَاكِبٌ فَوَضَعْتُ يَدَيَّ عَلَى قَدَمَيْهِ فَقُلْتُ أَقْرِئْنِي مِنْ سُورَةِ يُوسُفَ فَقَالَ لَنْ تَقْرَأَ شَيْئًا أَبْلَغَ عِنْدَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasyim} telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abi Habib} dari {Abu Imran Aslam} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} bahwa ia berkata, “Saya mendatangi Rasulullah saw. sementara beliau sedang menaiki kendaraan. Maka aku letakkan kedua tanganku di atas kedua telapak kakinya seraya bertanya, “Bacakanlah untukku ayat dari surat Yusuf.” Beliau lalu bersabda: “Sekali-kali kamu tidak akan membaca ayat yang lebih agung di sisi Allah daripada, ‘QUL A’UUDZU BIRABBIL FALAQ’.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16703

حَدَّثَنَا حَيْوَةُ بْنُ شُرَيْحٍ قَالَ حَدَّثَنَا بَقِيَّةُ حَدَّثَنَا بَحِيرُ بْنُ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ جُبَيْرِ بْنِ نُفَيْرٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّهُقَالَ إِنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أُهْدِيَتْ لَهُ بَغْلَةٌ شَهْبَاءُ فَرَكِبَهَا فَأَخَذَ عُقْبَةُ يَقُودُهَا فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لِعُقْبَةَ اقْرَأْ فَقَالَ وَمَا أَقْرَأُ يَا رَسُولَ اللَّهِ قَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اقْرَأْ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ فَأَعَادَهَا عَلَيْهِ حَتَّى قَرَأَهَا فَعَرَفَ أَنِّي لَمْ أَفْرَحْ بِهَا جِدًّا فَقَالَ لَعَلَّكَ تَهَاوَنْتَ بِهَا فَمَا قُمْتَ تُصَلِّي بِشَيْءٍ مِثْلِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Haiwah bin Syuraih} dia berkata, telah menceritakan kepada kami {Baqiyyah} telah menceritakan kepada kami {Bahir bin Sa’d} dari {Khalid bin Ma’dan} dari {Jubair bin Nufair} dari {Uqbah bin Amir} bahwa dia berkata, “Rasulullah saw. diberi hadiah seekor bighal betina berwarna keputih-putihan, beliau kemudian mengendarainya sementara Uqbah bin Amir yang menuntun. Rasulullah saw. kemudian bekata kepada Uqbah: “Bacalah!” Uqbah menjawab, “Apa yang akan saya baca wahai Rasulullah?” Nabi saw. menjawab, “Bacalah, ‘QUL A’UUDZU BIRABBIL FALAQ.'” Lalu beliau mengulanginya lagi hingga beliau membacanya, dan ternyata beliau mengetahui bahwa saya tidak begitu bahagia mendengarnya, maka beliau pun berkata: “Sepertinya kamu tidak begitu memperhatikannya. Kamu tidak akan pernah berdiri menunaikan shalat dengan bacaan yang menyamai keagungannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16704

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ وهَاشِمٌ قَالَا حَدَّثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّهُ قَالَأُهْدِيَ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَرُّوجُ حَرِيرٍ فَلَبِسَهُ ثُمَّ صَلَّى فِيهِ ثُمَّ انْصَرَفَ فَنَزَعَهُ نَزْعًا عَنِيفًا شَدِيدًا كَالْكَارِهِ لَهُ ثُمَّ قَالَ لَا يَنْبَغِي هَذَا لِلْمُتَّقِينَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} dan {Hasyim} keduanya berkata, telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir} bahwa dia berkata, “Rasulullah saw. diberi hadiah sehelai Furruj (pakaian luar yang tebelah dari belakang) yang terbuat dari bahan sutera, lalu beliaupun memakainya dan shalat dengannya. Setelah selesai shalat beliau kemudian menanggalkannya secara kasar seperti orang yang tidak suka. Beliau kemudian bersabda: “Pakaian ini tidak layak bagi orang-orang yang bertakwa.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16705

حَدَّثَنَا حَجَّاجُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا اللَّيْثُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَرَجَ يَوْمًا فَصَلَّى عَلَى أَهْلِ أُحُدٍ صَلَاتَهُ عَلَى الْمَيِّتِ ثُمَّ انْصَرَفَ إِلَى الْمِنْبَرِ فَقَالَ إِنِّي فَرَطٌ لَكُمْ وَإِنِّي شَهِيدٌ عَلَيْكُمْ وَإِنِّي وَاللَّهِ لَأَنْظُرُ إِلَى الْحَوْضِ أَلَا وَإِنِّي قَدْ أُعْطِيتُ مَفَاتِيحَ خَزَائِنِ الْأَرْضِ أَوْ مَفَاتِيحَ الْأَرْضِ إِنِّي وَاللَّهِ مَا أَخَافُ عَلَيْكُمْ أَنْ تُشْرِكُوا بَعْدِي وَلَكِنِّي أَخَافُ عَلَيْكُمْ أَنْ تَنَافَسُوا فِيهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Laits bin Sa’d} telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir}, bahwa pada suatu hari Rasulullah saw. keluar dan menshalati para korban perang Uhud sebagaimana beliau menshalati mayit. Kemudian beliau beranjak menuju Mimbar bersabda: “Sesungguhnya sayalah pendahulu kalian, dan saya adalah saksi atas kalian. Sungguh, demi Allah! Saya benar-benar bisa melihat telagaku. Dan saya benar-benar telah diberi kunci-kunci perbendaharaan bumi. Dan sungguh, demi Allah! Saya tidak mengkhawatirkan kalian akan berbuat syirik sepeninggalku, akan tetapi saya khawatir kalian akan saling berlomba di dalamnya (dunia).”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16706

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ أَخْبَرَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّهُ قَالَقُلْنَا لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّكَ تَبْعَثُنَا فَنَنْزِلُ بِقَوْمٍ لَا يَقْرُونَا فَمَا تَرَى فِي ذَلِكَ فَقَالَ لَنَا رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِذَا نَزَلْتُمْ بِقَوْمٍ فَأَمَرُوا لَكُمْ بِمَا يَنْبَغِي لِلضَّيْفِ فَاقْبَلُوا وَإِنْ لَمْ يَفْعَلُوا فَخُذُوا مِنْهُمْ حَقَّ الضَّيْفِ الَّذِي يَنْبَغِي لَهُمْ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah mengabarkan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abi Habib} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir} bahwa ia berkata, “Kami berkata kepada Rasulullah saw., “Tuan telah mengutus kami, lalu kami singgah pada suatu kaum namun mereka tidak menyambut dan memuliakan kami. Maka bagaimanakah pendapat tuan mengenai hal itu?” Rasulullah saw. lalu bersabda kepada kami: “Jika kalian singgah pada suatu kaum maka perintahkanlah kepada mereka agar menyuguhkan untuk kalian apa yang layak bagi tamu. Jika mereka tidak mau melakukannya, maka ambillah dari mereka ‘hak tamu’ yang pantas untuk mereka terima.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16707

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ حَدَّثَنَا لَيْثُ بْنُ سَعْدٍ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَعْطَاهُ غَنَمًا فَقَسَمَهَا عَلَى أَصْحَابِهِ ضَحَايَا فَبَقِيَ عَتُودٌ مِنْهَا فَذَكَرَهُ لِرَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ ضَحِّ بِهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah menceritakan kepada kami {Laits bin Sa’d} telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir}, bahwasanya Rasulullah saw. memberinya beberapa ekor kambing, lalu ia membagikannya kepada para sahabatnya sebagai hewan kurban dan hanya seekor anak kambing. Kemudian ia ceritakanhal itu kepada Rasulullah saw., maka beliau pun bersabda: “Berkurbanlah dengannya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16708

حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ أَخْبَرَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِيَّاكُمْ وَالدُّخُولَ عَلَى النِّسَاءِ فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ الْأَنْصَارِ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَفَرَأَيْتَ الْحَمْوَ قَالَ الْحَمْوُ الْمَوْتُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} telah mengabarkan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir}, bahwasanya Rasulullah saw. bersabda: “Takutlah kalian dari bercampur baur dengan dengan para wanita.” Lalu seorang laki-laki dari Anshar bertanya, “Wahai Rasulullah, bagaimanakah pendapat tuan terhadap Al Hamwa (saudara ipar)?” beliau bersabda: “Al Hamwu adalah maut.”