Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16799
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو عُشَّانَةَ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يُحَدِّثُعَنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَنَّهُ قَالَ إِذَا تَطَهَّرَ الرَّجُلُ ثُمَّ أَتَى الْمَسْجِدَ يَرْعَى الصَّلَاةَ كَتَبَ لَهُ كَاتِبَاهُ أَوْ كَاتِبُهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا إِلَى الْمَسْجِدِ عَشْرَ حَسَنَاتٍ وَالْقَاعِدُ يَرْعَى الصَّلَاةَ كَالْقَانِتِ وَيُكْتَبُ مِنْ الْمُصَلِّينَ مِنْ حِينِ يَخْرُجُ مِنْ بَيْتِهِ حَتَّى يَرْجِعَ إِلَيْهِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Abu Usysyanah} bahwa ia mendengar {Uqbah bin Amir} menceritakan dari Rasulullah saw., beliau bersabda: “Jika seseorang bersuci lalu mendatangi Masjid untuk menunaikan shalat, maka maliakat pencatatnya akan mencatat baginya, untuk setiap langkah yang ia langkahkan menuju masjid sepuluh kebaikan. Dan orang yang duduk menunggu shalat laksana seorang yang melazimi kekhusyuan dan ketataan, dan akan dicacat sebagai orang yang sedang menunaikan shalat sejak ia keluar dari rumahnya hingga ia pulang ke rumahnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16800
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ عَمْرٍو الْمَعَافِرِيُّ عَمَّنْ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُبَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ سَاعِيًا فَاسْتَأْذَنْتُهُ أَنْ آكُلَ مِنْ الصَّدَقَةِ فَأَذِنَ لِي
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Amru Al Ma’afiri} dari {seseorang} yang mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Rasulullah saw. mengutusku sebagai amil zakat, lalu aku minta izin kepada beliau agar bisa makan dari harta zakat, maka beliau pun mengizinkanku.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16801
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو عُشَّانَةَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَعْجَبُ رَبُّكَ عَزَّ وَجَلَّ مِنْ رَاعِي غَنَمٍ فِي رَأْسِ الشَّظِيَّةِ لِلْجَبَلِ يُؤَذِّنُ بِالصَّلَاةِ وَيُصَلِّي فَيَقُولُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ انْظُرُوا إِلَى عَبْدِي هَذَا يُؤَذِّنُ وَيُقِيمُ يَخَافُ شَيْئًا قَدْ غَفَرْتُ لَهُ وَأَدْخَلْتُهُ الْجَنَّةَحَدَّثَنَا هَارُونُ بْنُ مَعْرُوفٍ حَدَّثَنَا ابْنُ وَهْبٍ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ أَنَّ أَبَا عُشَّانَةَ الْمَعَافِرِيَّ حَدَّثَهُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ يَعْجَبُ رَبُّكَ فَذَكَرَ مَعْنَاهُ إِلَّا أَنَّهُ قَالَ يَخَافُ مِنِّي قَدْ غَفَرْتُ لَهُ فَأَدْخَلْتُهُ الْجَنَّةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Abu Usysyanah} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Rabb kalian Azza Wa Jalla akan ta’ajub dari seorang pengembala kambing di puncak bukit, ia kumandnagkan adzan lalu melaksanakan shalat. Allah ‘azza wajalla berfirman: “Lihatlah kepada hamba-Ku ini, ia kumandangkan adzan lalu shalat karena takut akan sesuatu. Sungguh Aku telah mengampuninya dan akan memasukkanya ke dalam surga.” Telah menceritakan kepada kami {Harun bin Ma’ruf} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Wahab} dari {Amru bin Harits} bahwa {Abu Usysyanah Al Ma’afiri} menceritakan kepadanya, dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya Rabbmu ta’ajub…lalu ia menyebutkan makna hadits tersebut. Hanya saja ia sebutkan, “Hamba-Ku takut kepada-Ku, padahal Aku telah mengampuninya dan memasukkannya ke dalam surga.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16802
حَدَّثَنَا حَمَّادُ بْنُ خَالِدٍ حَدَّثَنَا مُعَاوِيَةُ بْنُ صَالِحٍ عَنْ بَحِيرِ بْنِ سَعْدٍ عَنْ خَالِدِ بْنِ مَعْدَانَ عَنْ كَثِيرِ بْنِ مُرَّةٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْجَاهِرُ بِالْقُرْآنِ كَالْجَاهِرِ بِالصَّدَقَةِ وَالْمُسِرُّ بِالْقُرْآنِ كَالْمُسِرِّ بِالصَّدَقَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hammad bin Khalid} Telah menceritakan kepada kami {Mu’awiyah bin Shalih} dari {Bahir bin Sa’d} dari {Khalid bin Ma’dan} dari {Katsir bin Murrah} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Orang yang mengeraskan suara saat membaca Al-Quran seperti orang yang terang-terangan dalam bersedekah. Dan orang yang memelankan suaranya saat membaca Al-Quran seperti orang bersedekah secara diam-diam.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16803
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ عَنْ أَبِي الْخَيْرِ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ عَلَى الْمِنْبَرِ اقْرَءُوا هَاتَيْنِ الْآيَتَيْنِ اللَّتَيْنِ مِنْ آخِرِ سُورَةِ الْبَقَرَةِ فَإِنَّ رَبِّي عَزَّ وَجَلَّ أَعْطَاهُنَّ أَوْ أَعْطَانِيهِنَّ مِنْ تَحْتِ الْعَرْشِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Yazid} dari {Abul Khair} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda di atas mimbar: “Bacalalah oleh kalian dua ayat ini, yakni yang terdapat di akhir surat Al Baqarah. Karena sesungguhnya Rabb-ku Azza wa Jalla telah mewahyukannya kepadaku dari bawah naungan ‘Arsy.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16804
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ أَنْسَابَكُمْ هَذِهِ لَيْسَتْ بِمَسَبَّةٍ عَلَى أَحَدٍ كُلُّكُمْ بَنُو آدَمَ طَفُّ الصَّاعِ لَمْ تَمْلَئُوهُ لَيْسَ لِأَحَدٍ عَلَى أَحَدٍ فَضْلٌ إِلَّا بِدِينٍ أَوْ تَقْوَى وَكَفَى بِالرَّجُلِ أَنْ يَكُونَ بَذِيًّا بَخِيلًا فَاحِشًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Yazid bin Harits bin Yazid} dari {Ali bin Rabah} dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya nasab-nasab kalian ini bukanlah untuk mencaci maki (merendahkan) seorang pun. Kalian semua adalah anak Adam. Isi sha’ telah jatuh tertumpah dan kalian belum mengisinya. Tidak ada keutamaan bagi seseorang atas yang lainnya kecuali dengan agama atau takwa yang dimilikinya. Cukuplah (kecelakaan bagi seseorang) jika ia seorang yang berkata-kata buruk, bakhil dan berbuat kekejian.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16805
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ كَعْبِ بْنِ عَلْقَمَةَ حَدَّثَنِي مَوْلًى لِعُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَ قُلْتُ لِعُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍإِنَّ لَنَا جِيرَانًا يَشْرَبُونَ الْخَمْرَ قَالَ اسْتُرْ عَلَيْهِمْ قَالَ مَا أَسْتُرُ عَلَيْهِمْ أُرِيدُ أَنْ أَذْهَبَ أَجِيءَ بِالشُّرَطِ عَلَيْهِمْ قَالَ فَقَالَ لَهُ عُقْبَةُ وَيْحَكَ مَهْلًا عَلَيْهِمْ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ رَأَى عَوْرَةً فَسَتَرَهَا كَانَ كَمَنْ اسْتَحْيَا مَوْءُودَةً مِنْ قَبْرِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ishaq} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Ka’b bin Alqamah} telah menceritakan kepadaku {budaknya Uqbah bin Amir} ia berkata, “Saya berkata kepada {Uqbah bin Amir}, “Sesungguhnya kami memiliki tetangga yang suka meminum khamer.” Uqbah berkata, “Sembunyikanlah aib mereka.” Budak itu berkata, “Saya tidak akan menutupinya dan saya ingin memangilkan mereka polisi.” Uqbah bin Amir berkata lagi, “Celaka kamu, nasihatilah mereka dengan baik, karena saya pernah mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa melihat aurat lalu ia menutupinya maka seolah-oleh ia telah menghidupkan kembali Mau`udah dari kuburnya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16806
حَدَّثَنَا يَحْيَى أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ بَكْرِ بْنِ سَوَادَةَ عَنْ رَجِلٍ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ قَيْسٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ صَلَّى غَيْرَ سَاهٍ وَلَا لَاهٍ غُفِرَ لَهُ مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِهِ وَقَالَ يَحْيَى مَرَّةً غُفِرَ مَا كَانَ قَبْلَهَا مِنْ سَيِّئَةٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Bakr bin Sawadah} dari {seorang laki-laki} dari {Rabi’ah bin Qais} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa berwudhu dan membaguskan wudhunya, lalu ia shalat dengan tidak lupa ataupun lalai, maka akan diampuni dosa-dosanya yang lalu.” Sekali waktu Yahya menyebutkan, “Akan diampuni keburukannya yang telah lalu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16807
حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنِي بَكْرُ بْنُ سَوَادَةَ أَنَّ رَجُلًا حَدَّثَهُ عَنْ رَبِيعَةَ بْنِ قَيْسٍ أَنَّهُ حَدَّثَهُ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ الْجُهَنِيَّ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ تَوَضَّأَ فَأَحْسَنَ الْوُضُوءَ ثُمَّ صَلَّى صَلَاةً غَيْرَ سَاهٍ وَلَا لَاهٍ كُفِّرَ عَنْهُ مَا كَانَ قَبْلَهَا مِنْ شَيْءٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ishaq} Telah menceritakan kepada kami {Abdullah bin Lahi’ah} telah menceritakan kepadaku {Bakr bin Sawadah} bahwa {seorang laki-laki} menceritakan kepadanya dari {Rabi’ah bin Qais} bahwa ia telah menceritakan kepadanya, bahwa ia mendengar {Uqbah bin Amir Al Juhani} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa berwudhu dan membaguskan wudhunya, kemudian ia shalat dengan tidak lupa atau pun lalai, maka akan dihapuskan baginya apa-apa yang telah berlalu.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16808
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ السِّيْلَحِينِيُّ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ رُزَيْقٍ الثَّقَفِيِّ وَقُتَيْبَةُ بْنُ سَعِيدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ رُزَيْقٍ الثَّقَفِيِّ عَنْ ابْنِ شِمَاسَةَ يُحَدِّثُ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ الْجُهَنِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ لَمْ يَقْبَلْ رُخْصَةَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ كَانَ عَلَيْهِ مِنْ الذُّنُوبِ مِثْلُ جِبَالِ عَرَفَةَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq As Sailahini} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Ruzaiq Ats Tsaqafi} dan {Qutaibah bin Sa’id} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Ruzaiq Ats Tsaqafi} dari {Ibnu Syimamah} ia telah menceritakan dari {Uqbah bin Amir Al Juhani} ia berkata, “Rasulullah saw. berabda: “Barangsiapa tidak mau menerima rukhshah (keringanan dari) Allah ‘azza wajalla, maka akan ditimpakan atasnya dosa yang besarnya seperti gunung Arafah.”