Musnad Penduduk Syam
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16809
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ ابْنِ شِمَاسَةَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ الْمُسْلِمُ أَخُو الْمُسْلِمِ لَا يَحِلُّ لِامْرِئٍ مُسْلِمٍ أَنْ يُغَيِّبَ مَا بِسِلْعَتِهِ عَنْ أَخِيهِ إِنْ عَلِمَ بِهَا تَرَكَهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Yazid bin Abu Habib} dari {Ibnu Syimamah} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Seorang muslim itu saudara bagi muslim yang lain, tidak halal bagi seorang muslim menyembunyikan aib yang ada pada barang dagangannya, yang jika saudaaranya mengetahuinya maka ia akan meninggalkannya.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16810
حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا ابْنُ عَيَّاشٍ عَنْ أَسِيدِ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ الْخَثْعَمِيِّ عَنْ فَرْوَةَ بْنِ مُجَاهِدٍ اللَّخْمِيِّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَلَقِيتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي يَا عُقْبَةُ بْنَ عَامِرٍ صِلْ مَنْ قَطَعَكَ وَأَعْطِ مَنْ حَرَمَكَ وَاعْفُ عَمَّنْ ظَلَمَكَ قَالَ ثُمَّ أَتَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي يَا عُقْبَةُ بْنَ عَامِرٍ أَمْلِكْ لِسَانَكَ وَابْكِ عَلَى خَطِيئَتِكَ وَلْيَسَعْكَ بَيْتُكَ قَالَ ثُمَّ لَقِيتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لِي يَا عُقْبَةُ بْنَ عَامِرٍ أَلَا أُعَلِّمُكَ سُوَرًا مَا أُنْزِلَتْ فِي التَّوْرَاةِ وَلَا فِي الزَّبُورِ وَلَا فِي الْإِنْجِيلِ وَلَا فِي الْفُرْقَانِ مِثْلُهُنَّ لَا يَأْتِيَنَّ عَلَيْكَ لَيْلَةٌ إِلَّا قَرَأْتَهُنَّ فِيهَا قُلْ هُوَ اللَّهُ أَحَدٌ وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ وَقُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ النَّاسِقَالَ عُقْبَةُ فَمَا أَتَتْ عَلَيَّ لَيْلَةٌ إِلَّا قَرَأْتُهُنَّ فِيهَا وَحُقَّ لِي أَنْ لَا أَدَعَهُنَّ وَقَدْ أَمَرَنِي بِهِنَّ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَكَانَ فَرْوَةُ بْنُ مُجَاهِدٍ إِذَا حَدَّثَ بِهَذَا الْحَدِيثِ يَقُولُ أَلَا فَرُبَّ مَنْ لَا يَمْلِكُ لِسَانَهُ أَوْ لَا يَبْكِي عَلَى خَطِيئَتِهِ وَلَا يَسَعُهُ بَيْتُهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhmmad} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Ayyas} dari {Asid bin Abdurrahman Al Khats’ami} dari {Farwah bin Mujahid Al Lakhmi} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Saya bertemu Rasulullah saw., lalu beliau bersabda kepadaku: “Wahai Uqbah bin Amir, sambunglah (hubungan silaturahim) terhadap orang yang memutuskannya, berikanlah (sesuatu) kepada orang yang telah mengharamkannya untukmu dan maafkanlah orang yang telah menzhalimi kamu.” Uqbah berkata, “Kemudian saya mendatangi Rasulullah saw., beliau lalu bersabda kepadaku: “Wahai Uqbah, jagalah lisanmu, menangislah atas dosa-dosamu dan hendaklah rumahmu memberikan kelapangan untukmu.” Uqbah berkata, “Kemudian saya berjumpa dengan Rasulullah saw., beliau lalu bersabda kepadaku: “Wahai Uqbah bin Amir, tidakkah kamu mau aku ajari beberapa surat yang belum pernah diturunkan semisalnya baik di dalam Taurat, Zabur, Injil atau dalam Al-Qur’an? Janganlah sekali-kali suatu malam mendatangimu kecuali kamu membacanya pada malam itu ‘QUL A’UUDZU BIRABBIL FALAQ’ dan ‘QUL A’UUDZU BIRABBIN NAAS.'” Uqbah berkata, “Maka tidaklah suatu malam mendatangiku kecuali saya membacanya pada malam itu, dan telah wajib atasku untuk tidak meninggalkannya. Hal itu karena Rasulullah saw. telah memerintahkannya kepadaku.” Jika Farwah bin Mujahid menceritakan hadits ini, maka ia akan berkata, “Betapa banyak orang yang tidak mampu menjaga lisannya, atau betapa banyak mereka yang tidak menangis atas dosa-dosanya, dan tidak pula rumahnya memberikan kelapangan.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16811
حَدَّثَنَا يُونُسُ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ الْحَارِثِ بْنِ يَزِيدَ عَنْ عَلِيِّ بْنِ رَبَاحٍ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ لِرَجُلٍ يُقَالُ لَهُ ذُو الْبِجَادَيْنِ إِنَّهُ أَوَّاهٌ وَذَلِكَ أَنَّهُ كَانَ كَثِيرَ الذِّكْرِ لِلَّهِ عَزَّ وَجَلَّ فِي الْقُرْآنِ وَيَرْفَعُ صَوْتَهُ فِي الدُّعَاءِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yunus} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Harits bin Yazid} dari {Ali bin Rabah} dari {Uqbah bin Amir}, bahwasanya Nabi saw. bersabda kepada seorang laki-laki yang biasa dipanggil Dzul Bijadain: “Sesungguhnya ia adalah seorang Awwaah.” Demikian itu karena ia adalah seorang yang banyak berdzikir kepada Allah ‘azza wajalla di dalam Al-Quran, dan selalu mengeraskan suara saat berdo’a.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16812
حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ بَكْرٍ قَالَ قَالَ ابْنُ جُرَيْجٍوَرَكِبَ أَبُو أَيُّوبَ إِلَى عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ إِلَى مِصْرَ فَقَالَ إِنِّي سَائِلُكَ عَنْ أَمْرٍ لَمْ يَبْقَ مِمَّنْ حَضَرَهُ مَعَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِلَّا أَنَا وَأَنْتَ كَيْفَ سَمِعْتَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ فِي سَتْرِ الْمُؤْمِنِ فَقَالَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ سَتَرَ مُؤْمِنًا فِي الدُّنْيَا عَلَى عَوْرَةٍ سَتَرَهُ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ يَوْمَ الْقِيَامَةِفَرَجَعَ إِلَى الْمَدِينَةِ فَمَا حَلَّ رَحْلَهُ يُحَدِّثُ هَذَا الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Bikr} ia berkata {Ibnu Juraij} berkata, ” {Abu Ayyub} berkendaraan menemui {Uqbah bin Amir} di Mesir. Ia lalu berkata, “Saya ingin bertanya kepadamu tentang suatu perkara, tidak ada yang tersisa dari orang-orang yang telah mendengarnya dari Rasulullah saw. selain aku dan kamu. Apa yang kamu dengar dari Rasulullah saw. mengenai satrul Mukmin (menutupi aib seorang mukmin?” Uqbah lalu menjawab, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa menutupi aib seorang mukmin di dunia, maka Allah ‘azza wajalla akan menutupi aibnya kelak pada hari kiamat.” Abu Ayyub kemudian kembali ke Madinah, dan belum tuntas perjalanannya ia telah menceritakan hadits ini.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16813
حَدَّثَنَا حَجَّاجٌ ثَنَا لَيْثٌ حَدَّثَنِي يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَنْ أَبِي عِمْرَانَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ أَنَّهُقَالَ اتَّبَعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ رَاكِبٌ فَوَضَعْتُ يَدِي عَلَى قَدَمِهِ فَقُلْتُ أَقْرِئْنِي سُورَةَ هُودٍ أَوْ سُورَةَ يُوسُفَ فَقَالَ لَنْ تَقْرَأَ شَيْئًا أَبْلَغَ عِنْدَ اللَّهِ مِنْ قُلْ أَعُوذُ بِرَبِّ الْفَلَقِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hajjaj} Telah menceritakan kepada kami {Laits} telah menceritakan kepadaku {Yazid bin Abu Habib} dari {Abu Imran} dari {Uqbah bin Amir} bahwa ia berkata, “Saya mengikuti Rasulullah saw. di atas kendaraannya, lalu saya meletakkan tanganku di atas kakinya seraya berkata, “Bacakanlah kepadaku surat Hud dan surat Yusuf.” Maka beliau bersabda: “Kamu tidak akan pernah membaca surat yang lebih agung di sisi Allah daripada, ‘QUL A’UUDZU BIRABBIL FALAQ’.” (surat Al Falaq).
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16814
حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ شَيْخٍ مِنْ مَعَافِرَ قَالَ سَمِعْتُ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ الْجُهَنِيَّ يَقُولُسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا تَوَضَّأَ الرَّجُلُ فَأَتَى الْمَسْجِدَ كَتَبَ اللَّهُ عَزَّ وَجَلَّ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا عَشْرَ حَسَنَاتٍ فَإِذَا صَلَّى فِي الْمَسْجِدِ ثُمَّ قَعَدَ فِيهِ كَانَ كَالصَّائِمِ الْقَانِتِ حَتَّى يَرْجِعَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ishaq} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {seorang Syaikh dari Ma’afir} ia berkata, saya mendengar {Uqbah bin Amir Al Juhani} berkata, “Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Jika seorang laki-laki berwudhu kemudian mendatangi Masjid, maka Allah ‘azza wajalla akan mencacat baginya setiap langkah kaki yang ia ayunkan dengan sepuluh kebaikan. Dan jika kemudian ia shalat di dalam Masjid lalu duduk di situ, maka ia seperti orang yang berpuasa yang khusyu’ (dalam ketaatan) dan hingga ia kembali pulang.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16815
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو عُشَّانَةَ أَنَّهُ سَمِعَ عُقْبَةَ بْنَ عَامِرٍ يَقُولُ لَا أَقُولُ الْيَوْمَ عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا لَمْ يَقُلْسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ مَنْ قَالَ عَلَيَّ مَا لَمْ أَقُلْ فَلْيَتَبَوَّأْ بَيْتًا مِنْ جَهَنَّمَ وَسَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ رَجُلَانِ مِنْ أُمَّتِي يَقُومُ أَحَدُهُمَا مِنْ اللَّيْلِ فَيُعَالِجُ نَفْسَهُ إِلَى الطَّهُورِ وَعَلَيْهِ عُقَدٌ فَيَتَوَضَّأُ فَإِذَا وَضَّأَ يَدَيْهِ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ وَإِذَا مَسَحَ رَأْسَهُ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ وَإِذَا وَضَّأَ وَجْهَهُ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ وَإِذَا مَسَحَ رَأْسَهُ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ وَإِذَا وَضَّأَ رِجْلَيْهِ انْحَلَّتْ عُقْدَةٌ فَيَقُولُ الرَّبُّ عَزَّ وَجَلَّ لِلَّذِينَ وَرَاءَ الْحِجَابِ انْظُرُوا إِلَى عَبْدِي هَذَا يُعَالِجُ نَفْسَهُ مَا سَأَلَنِي عَبْدِي هَذَا فَهُوَ لَهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Abu Usyanah} bahwa ia mendengar {Uqbah bin Amir} berkata, “Pada hari ini saya tidak akan mengatakan atas nama Rasulullah saw. sesuatu yang tidak ia katakan. Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa mengatakan sesuatu atas namaku sengan sesuatu yang tidak aku katakan, maka hendaklah ia bersiap-siap menempati rumahnya di neraka jahannam.” Dan saya juga mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Dua orang dari umatku, salah satu darinya bangun di waktu malam lalu bersuci, sementara padanya masih terdapat sejumlah ikatan, lalu berwudhu, maka jika ia membasuh tangannya, akan lepaslah satu ikatan. Jika ia membasuh kepalanya, akan lepaslah satu ikatan lagi. Jika ia membasuh wajahnya, akan lepaslah satu ikatan, dan ia mengusap kepalanya, akan lepas pulalah satu ikatan. Kemudian ketika ia membasuh kedua kakinya maka lepaslah satu ikatan lagi. Maka Ar Rabb ‘azza wajalla berfirman kepada mereka yang berada di balik hijab: ‘Lihatlah kepada hamba-Ku ini. Ia membenahi dirinya sendiri, apa yang diminta oleh hamba-Ku ini maka hal itu adalah baginya.'”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16816
حَدَّثَنَا حَسَنٌ حَدَّثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا أَبُو قَبِيلٍ عَنْ أَبِي عُشَّانَةَ الْمَعَافِرِيِّ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ إِلَى الْمَسْجِدِ كُتِبَ لَهُ بِكُلِّ خُطْوَةٍ يَخْطُوهَا عَشْرُ حَسَنَاتٍ وَالْقَاعِدُ فِي الْمَسْجِدِ يَنْتَظِرُ الصَّلَاةَ كَالْقَانِتِ وَيُكْتَبُ مِنْ الْمُصَلِّينَ حَتَّى يَرْجِعَ إِلَى بَيْتِهِحَدَّثَنَا إِسْحَاقُ بْنُ عِيسَى أَخْبَرَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْحَارِثِ عَنْ أَبِي عُشَّانَةَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ فَذَكَرَ مِثْلَهُ حَدَّثَنَا عَلِيُّ بْنُ إِسْحَاقَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ اللَّهِ عَنِ ابْنِ لَهِيعَةَ حَدَّثَنِي أَبُو قَبِيلٍ عَنْ أَبِي عُشَّانَةَ عَنْ عُقْبَةَ بْنِ عَامِرٍ عَنْ النَّبِيِّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَنْ خَرَجَ مِنْ بَيْتِهِ فَذَكَرَ الْحَدِيثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Abu Qabil} dari {Abu Usysyanah Al Ma’afiri} dari {Uqbah bin Amir} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Barangsiapa keluar dari rumahnya menuju Masjid, maka setiap langkah yang ia ayunkan menuju masjid akan dituliskan baginya sepuluh kebaikan. Dan seorang yang duduk di Masjid menunggu datangnya waktu shalat seperti seorang yang beribadah dengan penuh kekhusyuan, dan akan dituliskan baginya pahala orang yang shalat hingga ia kembali.” Telah menceritakan kepada kami {Ishaq bin Isa} telah mengabarkan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} dari {Amru bin Harits} dari {Abu Usysyanah} dari {Uqbah bin Amir} dari Nabi saw.: “Siapa yang keluar dari rumahnya..” lalu ia menyebutkan sebagaimana dalam hadits tersebut.” Telah menceritakan kepada kami {Ali bin Ishaq} telah mengabarkan kepada kami {Abdullah} dari {Ibnu Lahi’ah} telah menceritakan kepadaku {Abu Qabil} dari {Abu Usysyanah} dari {Uqbah bin Amir} dari Nabi saw., beliau bersabda: “Siapa yang keluar dari rumahnya…” kemudian ia menyebutkan sebagaimana dalam hadits tersebut.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16817
حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ وَعَبْدُ الرَّزَّاقِ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ عَنْ يَزِيدَ بْنِ يَزِيدَ بْنِ جَابِرٍ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ جَارِيَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ مَسْلَمَةَ قَالَ عَبْدُ الرَّزَّاقِ التَّمِيمِيُّ يَعْنِي زِيَادَ بْنَ جَارِيَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ مَسْلَمَةَ الْفِهْرِيِّأَنَّ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَفَلَ الثُّلُثَ بَعْدَ الْخُمُسِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan} dan {Abdurrazaq} telah memberitakan kepada kami {Sufyan} dari {Yazid bin Yazid bin Jabir} dari {Makhul} dari {Ziyad bin Jariyah} dari {Habib bin Maslamah} telah berkata Abdurrazaq At Tamimi -yakni Ziyad bin Jariyah- dari Habib bin Maslamah Al Fihri, bahwa Nabi saw. memberikan tambahan sepertiga setelah memberi seperlima dari harga ghanimah.”
Musnad Ahmad | Hadits No. : 16818
حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ حَدَّثَنَا سَعِيدُ بْنُ عَبْدِ الْعَزِيزِ عَنْ مَكْحُولٍ عَنْ زِيَادِ بْنِ جَارِيَةَ عَنْ حَبِيبِ بْنِ مَسْلَمَةَ قَالَشَهِدْتُ النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ نَفَلَ الثُّلُثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman} Telah menceritakan kepada kami {Sa’id bin Abdul Aziz} dari {Makhul} dari {Ziyad bin Jariyah} dari {Habib bin Maslamah} ia berkata, “Saya menyaksikan Rasulullah saw. memberi tambahan sepertiga (saat pembagian ghanimah).”