Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16939

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا دَاوُدُ الْأَوْدِيُّ عَنْ عَامِرٍ عَنْ هَرِمِ بْنِ خَنْبَشٍ قَالَكُنْتُ جَالِسًا عِنْدَ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَأَتَتْهُ امْرَأَةٌ فَقَالَتْ يَا رَسُولَ اللَّهِ فِي أَيِّ الشُّهُورِ أَعْتَمِرُ قَالَ اعْتَمِرِي فِي رَمَضَانَ فَإِنَّ عُمْرَةً فِي رَمَضَانَ تَعْدِلُ حَجَّةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} Telah menceritakan kepada kami {Dawud Al Audi} dari {Amir} dari {Harim bin Khanbasy} ia berkata, “Aku duduk di sisi Rasulullah saw., lalu datanglah seorang wanita kepada beliau seraya berkata, “Wahai Rasulullah, pada bulan apakah seharusnya aku melakukan umrah?” beliau bersabda: “Lakukanlah umrah pada bulan Ramadlan. Karena umrah yang dilakukan pada bulan Ramadlan menyamai ibadah haji.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16940

حَدَّثَنَا عَبْد اللَّهِ حَدَّثَنِي أَبِي وَيَحْيَى بْنُ مَعِينٍ قَالَا حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا سُفْيَانُ وَقَالَ مَرَّةً وَكِيعٌ وَقَالَ سُفْيَانُ عَنْ بَيَانٍ وَجَابِرٍ عَنْ الشَّعْبِيِّ عَنْ وَهْبِ بْنِ خَنْبَشٍ الطَّائِيِّ قَالَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عُمْرَةٌ فِي رَمَضَانَ تَعْدِلُ حَجَّةً
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami Abdullah telah menceritakan kepadaku Bapakku dan {Yahya bin Mu’in} keduanya berkata, Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Sufyan}, dan pada kesempatan lain ia menyebut {Waki’}, {Sufyan} berkata dari {Bayan} dan {Jabir} dari {Sya’bi} dari {Wahab bin Khanbasy Ath Tha`i} ia berkata, “Rasulullah saw. bersabda: “Umrah pada bulan Ramadlan menyamai pahala ibadah haji.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16941

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ عُبَيْدٍ حَدَّثَنَا إِسْمَاعِيلُ يَعْنِي ابْنَ أَبِي خَالِدٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ عَائِذٍ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ النَّاسَ عَلَى نَاقَةٍ وَحَبَشِيٌّ مُمْسِكٌ بِخِطَامِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ubaid} Telah menceritakan kepada kami {Ismail} -yakni Ibnu Abu Khalid- dari {Qais bin Aidz} ia berkata, “Aku melihat Rasulullah saw. duduk di atas unta berkhutbah di hadapan manusia, sementara seorang budak Habasyi memegang tali kekangnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16942

حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ يُونُسَ بْنِ كِفَايَةَ حَدَّثَنَا أَبُو إِسْمَاعِيلَ الْمُؤَدِّبُ عَنْ إِسْمَاعِيلَ بْنِ أَبِي خَالِدٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ عَائِذٍ قَالَرَأَيْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَخْطُبُ عَلَى نَاقَةٍ حَمْرَاءَ وَعَبْدٌ حَبَشِيٌّ مُمْسِكٌ بِخِطَامِهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suraij bin Yunus bin Kifayah} Telah menceritakan kepada kami {Abu Isma’il Al Muaddib} dari {Ismail bin Abu Khalid} dari {Qais bin Aidz} ia berkata, “Aku pernah melihat Rasulullah saw. berkhutbah di atas unta merah, sementara seorang budak Habasyi memegang tali kekangnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16943

حَدَّثَنَا مَرْوَانُ بْنُ مُعَاوِيَةَ الْفَزَارِيُّ أَنْبَأَنَا سُفْيَانُ بْنُ زِيَادٍ عَنْ فَاتِكِ بْنِ فَضَالَةَ عَنْ أَيْمَنَ بْنِ خُرَيْمٍ قَالَقَامَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ خَطِيبًا فَقَالَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ عَدَلَتْ شَهَادَةُ الزُّورِ إِشْرَاكًا بِاللَّهِ ثَلَاثًا ثُمَّ قَرَأَ{ فَاجْتَنِبُوا الرِّجْسَ مِنْ الْأَوْثَانِ وَاجْتَنِبُوا قَوْلَ الزُّورِ }
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Marwan bin Mu’awiyah Al Fazari} telah memberitakan kepada kami {Sufyan bin Ziyad} dari {Fatik bin Fadlalah} dari {Aiman bin Khuraim} ia berkata, “Rasulullah saw. berdiri menyampaikan khutbah seraya bersabda: “Wahai sekalian manusia, saksi palsu itu sama dengan syirik kepada Allah.” Beliau mengucapkannya tiga kali, kemudian beliau membaca ayat: ‘(Maka jauhilah olehmu berhala-berhala yang najis itu dan jauhilah perkataan-perkataan dusta) ‘ (Qs. Al Hajj: 30).

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16944

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنِي يُونُسُ بْنُ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ خَيْثَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِ قَالَكَانَ اسْمُ أَبِي فِي الْجَاهِلِيَّةِ عَزِيزًا فَسَمَّاهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَبْدَ الرَّحْمَنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} telah menceritakan kepadaku {Yunus bin Abi Ishaq} dari {Khaitsamah bin Abdurrahman} dari {Bapaknya} ia berkata, “Nama bapakku pada masa jahiliyah adalah Aziz, lalu Rasulullah saw. memberikannya nama Abdurrahman.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16945

حَدَّثَنَا وَكِيعٌ حَدَّثَنَا أَبِي عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ خَيْثَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ عَنْ أَبِيهِأَنَّ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ إِنَّ مِنْ خَيْرِ أَسْمَائِكُمْ عَبْدَ اللَّهِ وَعَبْدَ الرَّحْمَنِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Waki’} Telah menceritakan kepada kami {Bapakku} dari {Abu Ishaq} dari {Khaitsamah bin Abdurrahman} dari Bapaknya, bahwa Rasulullah saw. bersabda: “Sesungguhnya sebai-baik nama kalian adalah Abdullah dan Abdurrahman.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16946

حَدَّثَنَا حُسَيْنُ بْنُ مُحَمَّدٍ حَدَّثَنَا أَبُو وَكِيعٍ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ خَيْثَمَةَ بْنِ عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ أَبِي سَبْرَةَ أَنَّ أَبَاهُ عَبْدَ الرَّحْمَنِذَهَبَ مَعَ جَدِّهِ إِلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ مَا اسْمُ ابْنِكَ قَالَ عَزِيزٌ فَقَالَ النَّبِيُّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ لَا تُسَمِّهِ عَزِيزًا وَلَكِنْ سَمِّهِ عَبْدَ الرَّحْمَنِ ثُمَّ قَالَ إِنَّ خَيْرَ الْأَسْمَاءِ عَبْدُ اللَّهِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ وَالْحَارِثُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Husain bin Muhammad} telah menceritakan kepada kami {Abu Waki’} dari {Abu Ishaq} dari {Khaitsamah bin Abdurrahman bin Abu Sabrah}, bahwa bapaknya, Abdurrahman, pergi bersama kakeknya menghadap Rasulullah saw. Beliau lalu bertanya kepadanya, “Siapa nama anakmu?” ia menjawab, “Aziz.” Maka Nabi saw. bersabda: “Jangan kamu menamainya Aziz, tetapi namailah ia Abdurrahman.” Kemudian beliau bersabda: “Sesungguhnya sebaik-baik nama adalah Abdullah, Abdurrahman dan Al Harits.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16947

حَدَّثَنَا سُرَيْجُ بْنُ النُّعْمَانِ حَدَّثَنَا زِيَادٌ أَوْ عَبَّادٌ عَنْ الْحَجَّاجِ عَنْ عُمَيْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ سَبْرَةَ بْنِ أَبِي سَبْرَةَ عَنْ أَبِيهِأَنَّهُ أَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ قَالَ مَا وَلَدُكَ قَالَ فُلَانُ وَفُلَانُ وَعَبْدُ الْعُزَّى فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ هُوَ عَبْدُ الرَّحْمَنِ إِنَّ أَحَقَّ أَسْمَائِكُمْ أَوْ مِنْ خَيْرِ أَسْمَائِكُمْ إِنْ سَمَّيْتُمْ عَبْدَ اللَّهِ وَعَبْدُ الرَّحْمَنِ وَالْحَارِثَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Suraij bin Nu’man} Telah menceritakan kepada kami {Ziyad} atau {Abbad} dari {Hajjaj} dari {Umair bin Sa’id} dari {Sabrah bin Abu Sabrah} dari {Bapaknya}, bahwa ia pernah datang menemui Nabi saw., beliau lalu bertanya, “Siapa nama anakmu?” ia menjawab, “Fulan, Fulan dan Abdul Uzza.” Maka Rasulullah saw. bersabda: “Ia adalah Abdurrahman. Sesungguhnya nama yang paling berhak untuk kalian pakai, atau sebaik-baik nama untuk kalian pakai adalah Abdullah, Abdurrahman dan Al Harits.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 16948

حَدَّثَنَا أَبُو نُعَيْمٍ حَدَّثَنَا يُونُسُ عَنْ أَبِي إِسْحَاقَ عَنْ خَيْثَمَةَ قَالَوَلَدَ جَدِّي غُلَامًا فَسَمَّاهُ عَزِيزًا فَأَتَى النَّبِيَّ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَقَالَ وُلِدَ لِي غُلَامٌ قَالَ فَمَا سَمَّيْتَهُ قَالَ قُلْتُ عَزِيزًا قَالَ لَا بَلْ هُوَ عَبْدُ الرَّحْمَنِقَالَ أَبِي فَهُوَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Nu’aim} Telah menceritakan kepada kami {Yunus} dari {Abu Ishaq} dari {Haitsamah} ia berkata, “Kakekku mempunyai seorang anak, lalu ia memberikannya nama Aziz. Kemudian ia menemui Nabi saw. dan berkata, “Seorang anak telah dilahirkan untukku.” Beliau bertanya: “Dengan apa kamu menamainya?” Aku berkata, “Aziz.” Berliau bersabda: “Tidak, akan tetapi ia adalah Abdurrahman.” Bapakku berkata, “Maka itulah namanya.”