Musnad Penduduk Syam

Kembali ke Menu Sebelumnya

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17139

حَدَّثَنَا أَسْوَدُ بْنُ عَامِرٍ قَالَ ثَنَا جَرِيرٌ يَعْنِي ابْنَ حَازِمٍ قَالَ سَمِعْتُ الْحَسَنَ قَالَقَالَ رَجُلٌ لِعَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَرَأَيْتَ رَجُلًا مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُحِبُّهُ أَلَيْسَ رَجُلًا صَالِحًا قَالَ بَلَى قَالَ قَدْ مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُحِبُّكَ وَقَدْ اسْتَعْمَلَكَ فَقَالَ قَدْ اسْتَعْمَلَنِي فَوَاللَّهِ مَا أَدْرِي أَحُبًّا كَانَ لِي مِنْهُ أَوْ اسْتِعَانَةً بِي وَلَكِنْ سَأُحَدِّثُكَ بِرَجُلَيْنِ مَاتَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَهُوَ يُحِبُّهُمَا عَبْدُ اللَّهِ بْنُ مَسْعُودٍ وَعَمَّارُ بْنُ يَاسِرٍ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Aswad bin Amir} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Jarir} -yakni Ibnu Hazim- ia berkata, saya mendengar {Al Hasan} berkata, seorang laki-laki bertanya kepada {Amru bin Ash}, “Bagaimanakah menurutmu tentang seorang laki-laki, saat Rasulullah saw. wafat, beliau masih menyimpan rasa cinta kepada laki-laki tersebut? Apakah laki-laki itu seorang yang Shalih? ‘ Amru menjawab, “Tentu.” Laki-laki itu berkata, “Sungguh, Rasulullah saw. telah wafat, beliau mencintaimu dan pernah mengangkatmu sebagai pemimpin.” Amru berkata, “Beliau telah mengangkatku sebagai pemimpin. Namun demi Allah! saya tidak tahu, apakah karena kecintaannya padaku, ataukah hanya isti’anah (permintaan bantuan) beliau kepadaku. Tetapi akan saya ceritakan kepadamu tentang dua orang laki-laki, Rasulullah saw. telah wafat namun beliau tetap mencintai keduanya yaitu Abdullah bin Mas’ud dan Ammar bin Yasir.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17140

حَدَّثَنَا مُحَمَّدُ بْنُ جَعْفَرٍ حَدَّثَنَا شُعْبَةُ عَنْ خُبَيْبِ بْنِ الزُّبَيْرِ قَالَ سَمِعْتُ عَبْدَ اللَّهِ بْنَ أَبِي الْهُذَيْلِ قَالَكَانَ عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ يَتَخَوَّلُنَا فَقَالَ رَجُلٌ مِنْ بَكْرِ بْنِ وَائِلٍ لَئِنْ لَمْ تَنْتَهِ قُرَيْشٌ لَيَضَعَنَّ اللَّهُ هَذَا الْأَمْرَ فِي جُمْهُورٍ مِنْ جَمَاهِيرِ الْعَرَبِ سِوَاهُمْ فَقَالَ عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ كَذَبْتَ سَمِعْتُ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ قُرَيْشٌ وُلَاةُ النَّاسِ فِي الْخَيْرِ وَالشَّرِّ إِلَى يَوْمِ الْقِيَامَةِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Muhammad bin Ja’far} Telah menceritakan kepada kami {Syu’bah} dari {Khubaib bin Zubair} ia berkata, saya mendengar {Abdullah bin Abu Al Hudzaili} berkata, ” {Amru bin Ash} memilih-milih waktu yang tetap untuk memberikan nasehat kepada kami, lalu seorang laki-laki dari Bani Bakr bin Wa`il berkata, “Sekiranya orang-orang Quraisy tidak berhenti berbuat kemungkaran dan kemaksiatan, niscaya Allah akan meletakkan (kekhilafahan ini) di atas pundak orang-orang Arab selain mereka.” kemudian Amru bin Ash berkata, “Kamu dusta! Saya mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Quraisy adalah pemimpin manusia hingga hari kiamat baik dalam kebaikan maupun keburukkan.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17141

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ قَالَ حَدَّثَنَا مُوسَى يَعْنِي ابْنَ عَلِيٍّ عَن أَبِيهِ قَالَ سَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ يَقُولُمَا أَبْعَدَ هَدْيَكُمْ مِنْ هَدْيِ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّا هُوَ فَكَانَ أَزْهَدَ النَّاسِ فِي الدُّنْيَا وَأَنْتُمْ أَرْغَبُ النَّاسِ فِيهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Musa} -yakni Ibnu Ali- dari {Bapaknya} ia berkata, saya mendengar {Amru bin Ash} berkata, “Alangkah jauhnya perilaku kalian terhadap perilaku Nabi kalian saw. Nabi saw. adalah orang yang paling zuhud terhadap dunia, sedangkan kalian adalah orang yang paling cinta terhadap dunia.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17142

حَدَّثَنَا عَبْدُ الرَّحْمَنِ بْنُ مَهْدِيٍّ عَن مُوسَى عَنْ أَبِيهِ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَكَانَ فَزَعٌ بِالْمَدِينَةِ فَأَتَيْتُ عَلَى سَالِمٍ مَوْلَى أَبِي حُذَيْفَةَ وَهُوَ مُحْتَبٍ بِحَمَائِلِ سَيْفِهِ فَأَخَذْتُ سَيْفًا فَاحْتَبَيْتُ بِحَمَائِلِهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا أَيُّهَا النَّاسُ أَلَا كَانَ مَفْزَعُكُمْ إِلَى اللَّهِ وَإِلَى رَسُولِهِ ثُمَّ قَالَ أَلَا فَعَلْتُمْ كَمَا فَعَلَ هَذَانِ الرَّجُلَانِ الْمُؤْمِنَانِ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abdurrahman bin Mahdi} dari {Musa} dari {Bapaknya} dari {Amru bin Ash} ia berkata Suatu ketika penduduk Madinah mengalami ketakutan, lalu saya menemui Salim budak milik Abu Hudzaifah yang sedang duduk ihtiba` dengan bertaut kerangka pedangnya. Maka aku pun mengambil pedang dan duduk ihtiba` dengan bertaut pada kerangkanya. Rasulullah saw. lantas bersabda: “Wahai sekalian manusia, bukankah tempat mengadu dan minta pertolongan kalian adalah kepada Allah Rasul-Nya?” kemudian beliau bersabda: “Kenapa kalian lakukan sebagaimana yang dilakukan oleh dua orang mukmin ini?”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17143

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ حَمَّادٍ قَالَ أَخْبَرَنَا عَبْدُ الْعَزِيزِ بْنِ الْمُخْتَارِ عَنْ خَالِدٍ الْحَذَّاءِ عَنْ أَبِي عُثْمَانَ قَالَ حَدَّثَنِي عَمْرُو بْنُ الْعَاصِ قَالَبَعَثَنِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَلَى جَيْشِ ذَاتِ السَّلَاسِلِ قَالَ فَأَتَيْتُهُ قَالَ قُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النَّاسِ أَحَبُّ إِلَيْكَ قَالَ عَائِشَةُ قَالَ قُلْتُ فَمِنْ الرِّجَالِ قَالَ أَبُوهَا إِذًا قَالَ قُلْتُ ثُمَّ مَنْ قَالَ عُمَرُ قَالَ فَعَدَّ رِجَالًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Hammad} ia berkata, telah mengabarkan kepada kami {Abdul Aziz bin Mukhtar} dari {Khalid Al Hadzdza`} dari {Abu Utsman} ia berkata, telah menceritakan kepadaku {Amru bin Ash} ia berkata, “Rasulullah saw. mengutusku dalam suatu pasukan di Dzatu Salasil, lalu saya menemui beliau dan bertanya, “Wahai Rasulullah, siapakah di antara manusia orang yang paling anda cintai?” beliau menjawab: “Aisyah.” Saya bertanya lagi, “Kalau dari kalangan laki-laki?” beliau menjawab: “Bapaknya.” Saya bertanya lagi, “Lalu siapa lagi?” beliau menjawab: “Umar.” Beliau lalu menyebutkan beberapa nama.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17144

حَدَّثَنَا حَسَنُ بْنُ مُوسَى قَالَ ثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ حَدَّثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ عَن عِمْرَانَ بْنِ أَبِي أَنَسٍ عَن عَبْدِ الرَّحْمَنِ بْنِ جُبَيْرٍ عَن عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّهُ قَالَلَمَّا بَعَثَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ عَامَ ذَاتِ السَّلَاسِلِ قَالَ احْتَلَمْتُ فِي لَيْلَةٍ بَارِدَةٍ شَدِيدَةِ الْبَرْدِ فَأَشْفَقْتُ إِنْ اغْتَسَلْتُ أَنْ أَهْلَكَ فَتَيَمَّمْتُ ثُمَّ صَلَّيْتُ بِأَصْحَابِي صَلَاةَ الصُّبْحِ قَالَ فَلَمَّا قَدِمْنَا عَلَى رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ ذَكَرْتُ ذَلِكَ لَهُ فَقَالَ يَا عَمْرُو صَلَّيْتَ بِأَصْحَابِكَ وَأَنْتَ جُنُبٌ قَالَ قُلْتُ نَعَمْ يَا رَسُولَ اللَّهِ إِنِّي احْتَلَمْتُ فِي لَيْلَةٍ بَارِدَةٍ شَدِيدَةِ الْبَرْدِ فَأَشْفَقْتُ إِنْ اغْتَسَلْتُ أَنْ أَهْلَكَ وَذَكَرْتُ قَوْلَ اللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ{ وَلَا تَقْتُلُوا أَنْفُسَكُمْ إِنَّ اللَّهَ كَانَ بِكُمْ رَحِيمًا }فَتَيَمَّمْتُ ثُمَّ صَلَّيْتُ فَضَحِكَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَمْ يَقُلْ شَيْئًا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan bin Musa} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Abu Habib} dari {Imran bin Abu Anas} dari {Abdurrahman bin Jubair} dari {Amru bin Ash} berkata saat Rasulullah saw. mengutusnya pada tahun Dzatu Salasil, “Pada suatu malam yang sangat dingin saya mimpi basah, jika mandi maka saya khawatir akan jatuh sakit. Maka saya pun bertayammum kemudian shalat Subuh berjama’ah bersama sahabat-sahabatku. Saat kami menemui Rasulullah saw., maka saya pun menuturkan hal itu kepada beliau. Beliau bertanya: “Wahai Amru, apakah kamu shalat bersama sahabat-sahabatmu sedangkan kamu dalam keadaan junub?” saya menjawab, “Benar. Wahai Rasulullah, saya mimpi basah pada malam yang sangat dingin sekali, jika mandi saya khawatir akan jatuh sakit. Lalu saya teringat firman Allah, ‘(Dan janganlah kamu membunuh dirimu. Sesungguhnya Allah adalah Maha Penyayang kepadamu) ‘ (Qs. An Nisa: 29) Maka saya pun bertayammum dan shalat.” Rasulullah saw. tertawa dan beliau tidak berkata sesuatu pun.

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17145

حَدَّثَنَا حَسَنٌ قَالَ ثَنَا ابْنُ لَهِيعَةَ قَالَ ثَنَا يَزِيدُ بْنُ أَبِي حَبِيبٍ قَالَ أَخْبَرَنِي سُوَيْدُ بْنُ قَيْسٍ عَنْ قَيْسِ بْنِ سُمَيٍّ أَنَّ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ قَالَقُلْتُ يَا رَسُولَ اللَّهِ أُبَايِعُكَ عَلَى أَنْ تَغْفِرَ لِي مَا تَقَدَّمَ مِنْ ذَنْبِي فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ إِنَّ الْإِسْلَامَ يَجُبُّ مَا كَانَ قَبْلَهُ وَإِنَّ الْهِجْرَةَ تَجُبُّ مَا كَانَ قَبْلَهَا قَالَ عَمْرٌو فَوَاللَّهِ إِنْ كُنْتُ لَأَشَدَّ النَّاسِ حَيَاءً مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَمَا مَلَأْتُ عَيْنِي مِنْ رَسُولِ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ وَلَا رَاجَعْتُهُ بِمَا أُرِيدُ حَتَّى لَحِقَ بِاللَّهِ عَزَّ وَجَلَّ حَيَاءً مِنْهُ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Hasan} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Ibnu Lahi’ah} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Yazid bin Abu Habib} ia berkata, telah mengabarkan kepadaku {Suwaid bin Qais} dari {Qais bin Summi} bahwa {Amru bin Ash} berkata Saya berkata, “Wahai Rasulullah, saya berba’iat kepadamu agar engkau mengampuni dosa-dosaku yang telah lalu.” Maka Rasulullah saw. pun bersabda: “Sesungguhnya Islam itu menghapus dosa-dosa yang telah lalu, dan hijrah juga menghapus dosa-dosa yang telah lalu.” Amru berkata, “Demi Allah, saya adalah orang yang paling malu terhadap beliau, saya tidak pernah memandang Rasulullah saw. dan tidak pula meminta pertimbangan beliau terhadap sesuatu yang saya inginkan hingga beliau meninggal.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17146

حَدَّثَنَا يَحْيَى بْنُ غَيْلَانَ قَالَ ثَنَا رِشْدِينُ حَدَّثَنِي مُوسَى بْنُ عَلِيٍّ عَن أَبِيهِ عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ قَالَقَالَ رَجُلٌ يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ الْعَمَلِ أَفْضَلُ قَالَ إِيمَانٌ بِاللَّهِ وَتَصْدِيقٌ وَجِهَادٌ فِي سَبِيلِ اللَّهِ وَحَجٌّ مَبْرُورٌ قَالَ الرَّجُلُ أَكْثَرْتَ يَا رَسُولَ اللَّهِ فَقَالَ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ فَلِينُ الْكَلَامِ وَبَذْلُ الطَّعَامِ وَسَمَاحٌ وَحُسْنُ خُلُقٍ قَالَ الرَّجُلُ أُرِيدُ كَلِمَةً وَاحِدَةً قَالَ لَهُ رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ اذْهَبْ فَلَا تَتَّهِمِ اللَّهَ عَلَى نَفْسِكَ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Yahya bin Ghailan} ia berkata, Telah menceritakan kepada kami {Risydin} telah menceritakan kepadaku {Musa bin Ali} dari {Bapaknya} dari {Amru bin Ash} ia berkata, “Seorang laki-laki bertanya, “Wahai Rasulullah, amalan apakah yang paling utama?” beliau menjawab: “Iman kepada Allah dan membenarkan-Nya, jihad di jalan Allah dan haji yang mabrur.” Laki-laki itu berkata, “Terlalu banyak wahai Rasulullah!” maka Rasulullah saw. bersabda: “Kata-kata yang halus dan baik, memberi makan, dermawan dan berlaku baik.” Laki-laki itu berkata lagi, “Saya menginginkan kalimat yang singkat.” Maka Rasulullah saw. pun bersabda kepadanya: “Pergilah dan jangan berprasangka buruk kepada Allah.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17147

حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ الْخُزَاعِيُّ حَدَّثَنَا بَكْرُ بْنُ مُضَرَ قَالَ سَمِعْتُ أَبَا هَانِئٍ يَقُولُ سَمِعْتُ عَلِيَّ بْنَ رَبَاحٍ يَقُولُسَمِعْتُ عَمْرَو بْنَ الْعَاصِ يَقُولُ وَهُوَ عَلَى الْمِنْبَرِ لِلنَّاسِ مَا أَبْعَدَ هَدْيَكُمْ مِنْ هَدْيِ نَبِيِّكُمْ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ أَمَّا هُوَ فَأَزْهَدُ النَّاسِ فِي الدُّنْيَا وَأَمَّا أَنْتُمْ فَأَرْغَبُ النَّاسِ فِيهَا
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah Al Khuza’i} Telah menceritakan kepada kami {Bakr bin Mudlar} ia berkata, saya mendengar {Abu Hani`} berkata, saya mendengar {Ali bin Rabah} berkata, saya mendengar {Amru bin Ash} berkata kepada manusia di atas mimbar, “Alangkah jauhnya perilaku kalian terhadap perilaku Nabi kalian saw. Nabi saw. adalah orang yang paling zuhud terhadap kehidupan dunia, sedangkan kalian adalah orang yang paling cinta terhadapnya.”

Musnad Ahmad | Hadits No. : 17148

حَدَّثَنَا أَبُو سَلَمَةَ قَالَ أَخْبَرَنَا بَكْرُ بْنُ مُضَرَ عَنْ يَزِيدَ بْنِ عَبْدِ اللَّهِ بْنِ أُسَامَةَ بْنِ الْهَادِ عَن مُحَمَّدِ بْنِ إِبْرَاهِيمَ عَنْ بُسْرِ بْنِ سَعِيدٍ عَنْ أَبِي قَيْسٍ مَوْلَى عَمْرٍو عَنْ عَمْرِو بْنِ الْعَاصِ أَنَّهُسَمِعَ رَسُولَ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَقُولُ إِذَا حَكَمَ الْحَاكِمُ فَاجْتَهَدَ ثُمَّ أَصَابَ فَلَهُ أَجْرَانِ وَإِذَا حَكَمَ وَاجْتَهَدَ ثُمَّ أَخْطَأَ فَلَهُ أَجْرٌ
Terjemahan: Telah menceritakan kepada kami {Abu Salamah} ia berkata, telah mengabarkan kepada kami {Bakr bin Mudlar} dari {Yazid bin Abdullah bin Usamah bin Al Hadi} dari {Muhammad bin Ibrahim} dari {Busr bin Sa’id} dari {Abu Qais} budaknya Amru, dari {Amru bin Ash}, bahwa ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Jika seorang hakim memberi keputusan, lalu ia berijtihad dan benar dalam ijtihadnya, maka baginya dua pahala. Dan jika ia memberi putusan lalu berijtihad dan salah dalam ijtihadnya, maka baginya satu pahala.”